KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Seekor bekantan ditemukan dalam kondisi lemah di sebuah pohon di kebun belakang rumah warga Jalan Meranti, Kuala Kapuas, Kabupaten Kapuas, Minggu, 16 Agustus 2026. Warga kemudian menyelamatkan satwa tersebut setelah melihatnya dikepung sejumlah anjing.

Warga bernama Salamah mengatakan, bekantan tersebut ditemukan berada di atas pohon dalam kondisi yang terlihat sangat lemah.

Keberadaan kawanan anjing di bawah pohon membuat warga khawatir satwa itu terjatuh dan menjadi sasaran anjing.

"Karena kami lihat dalam kondisi lemah, kami berinisiatif menyelamatkannya. Badannya sudah sangat lemah, sehingga tidak melakukan perlawanan saat dimasukkan sementara ke karung," ucap Salamah kepada Borneonews.

Menurut Salamah, warga mengambil tindakan tersebut karena sejumlah anjing terus berada di sekitar pohon dan menggonggong. Kondisi itu dikhawatirkan membahayakan bekantan apabila sampai terjatuh.

"Takutnya kalau jatuh, di bawahnya kawanan anjing sudah menggonggong dan menunggu," katanya.

Warga kemudian membawa bekantan tersebut ke depan rumah. Setelah karung dibuka, satwa itu terlihat masih dalam kondisi sangat lemah dan tidak menunjukkan perlawanan. "Bekantan itu ukurannya besar seperti manusia, jadi terpaksa dengan karung. Setelah sampai di depan, kami buka," ujar Salamah.

Setelah mengetahui satwa yang ditemukan merupakan bekantan, warga menyadari bahwa hewan tersebut termasuk satwa yang dilindungi. Mereka kemudian menghubungi pihak terkait agar bekantan tersebut dapat memperoleh penanganan lebih lanjut.

Tak lama berselang, petugas Damkar menuju lokasi dan mengevakuasi bekantan tersebut untuk ditindaklanjuti. (SABRIANOOR/R)