SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan pengembangan wisata susur sungai dengan memanfaatkan dua kapal yang akan diserahkan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk mendukung pariwisata daerah.

"Kita bersyukur dalam rangka pengembangan pariwisata, dua kapal besar akan diserahkan gubernur untuk Sampit. Mudah-mudahan dalam bulan ini bisa kita bawa," kata Bupati Kotim Halikinnor, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurutnya, keberadaan kapal tersebut menjadi peluang untuk mengembangkan wisata sungai sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata Kotim.

Ia berharap kapal tersebut dapat dimanfaatkan untuk wisata susur sungai hingga Pulau Hanibung yang diwacanakan menjadi destinasi unggulan daerah. Pengembangan tersebut diharapkan mampu membuat sektor pariwisata Kotim semakin dikenal dan tidak kalah dengan destinasi wisata di daerah lain.

"Ini bisa dimanfaatkan nanti untuk susur sungai sampai Pulau Hanibung untuk menjadi destinasi wisata agar tidak kalah dengan Tanjung Puting. Agar Sampit juga terkenal dengan kemajuan pariwisata," ujarnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kotim Ramadansyah mengatakan, dua kapal tersebut rencananya akan ditempatkan di wilayah Kota Besi.

Ia menyebut kehadiran kapal wisata tersebut bahkan telah menjadi harapan masyarakat setempat. Salah seorang warga Kota Besi sebelumnya pernah menyampaikan keinginannya agar daerah tersebut memiliki kapal yang dapat menjadi sarana wisata susur sungai.

"Insyaallah kemarin ada salah satu warga Kota Besi menyampaikan, 'Pak, ulun bermimpi ada kapal besar di Kota Besi.' Insyaallah mudah-mudahan ini terealisasi," kata Ramadansyah.

Rencana penempatan dua kapal tersebut dapat menjadi langkah awal untuk mengembangkan wisata susur sungai di kawasan Kota Besi.

"Gubernur akan menaruh kapalnya dua buah di Kota Besi. Menjadi susur sungai yang sangat luar biasa nantinya," tandasnya. (DEWI PATMALASARI/y)