PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Muhammad Reza Prabowo mendorong mahasiswa Pascasarjana Universitas Palangka Raya (UPR) menghasilkan penelitian yang relevan dengan persoalan masyarakat.

Menurut Reza, penelitian pada jenjang S2 dan S3 diharapkan dapat mengambil bagian dalam menjawab kebutuhan nyata masyarakat, khususnya dalam konteks pembangunan Kalimantan Tengah.

Ia menilai berbagai persoalan daerah membutuhkan pemikiran yang sistematis dan berbasis data. Karena itu, penelitian yang dihasilkan mahasiswa Pascasarjana perlu memiliki pembaruan dan relevansi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Dalam setiap pembuatan kebijakan, itu harus evidence-based. Jangan hanya berdasarkan opini, tapi memang harus berdasarkan bukti,” tegas Reza seperti dikutip Borneonews pada Senin, 17 Agustus 2026.

Reza mengatakan sebuah penelitian memiliki nilai lebih besar ketika hasilnya dapat digunakan menyelesaikan persoalan dan memberikan manfaat bagi kehidupan masyarakat. Ia meminta mahasiswa melihat pendidikan Pascasarjana tidak berhenti pada pemahaman teori.

“Bayangkan kalau risetnya, tesis dan disertasinya itu berdampak. S3 itu harus ada pembaharuan. Nah, ini yang kita bisa selesaikan masalah,” katanya.

Reza berharap mahasiswa mampu mengembangkan kemampuan menganalisis, menciptakan inovasi, memecahkan masalah, hingga menghasilkan dampak melalui ilmu yang diperoleh selama menempuh pendidikan Pascasarjana. (HERMAWAN DP/H)