SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Kotawaringin Timur, Kamaruddin Makalepu, menyampaikan bahwa hingga saat ini belum ada informasi resmi terkait pembukaan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk tahun 2026.

"Tahun ini belum ada informasi pembukaan. Sampai sejauh ini belum ada informasi, begitu juga dari pusat. Nanti ditunggu akan ada pemberitahuan resmi kalau memang sudah memasuki jadwal atau tahapan. Sampai saat ini kita belum dapat informasi dari Menpan," ujar Kamaruddin Makalepu, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurutnya, hal yang menjadi langkah awal dalam proses penerimaan adalah penetapan formasi dari pemerintah pusat.

Selama formasi belum ditetapkan, maka belum dapat dipastikan jadwal maupun tahapan seleksi yang akan dilaksanakan.

Kamaruddin menjelaskan, langkah yang sedang berjalan saat ini adalah pengusulan kebutuhan formasi dari daerah ke pemerintah pusat.

Kabupaten Kotim telah mengusulkan sebanyak 365 formasi yang mencakup kebutuhan guru, tenaga kesehatan, serta tenaga teknis dan pelengkap sekolah yang masih belum lengkap.

"Biasanya penetapan formasi dilakukan terlebih dahulu. Setelah formasi ditetapkan, barulah kita menyusun jadwal. Saat ini baru memasuki tahap pengusulan kebutuhan, " jelasnya. 

Dia menyampaikan Pemkab Kotim mengusulkan sebanyak 365 formasi. Rinciannya kemungkinan besar untuk pelengkap sekolah yang belum lengkap, termasuk juga PPPK. Kemudian sisanya untuk tenaga kesehatan dan tenaga teknis.

 Terkait status kebutuhan guru, pihaknya masih menunggu kebijakan resmi dari pemerintah pusat, apakah nantinya formasi guru akan dibuka melalui jalur CPNS atau PPPK.

"Khusus formasi guru, kita masih menunggu kebijakan dari pusat. Apakah guru ini juga tetap melalui jalur CPNS atau PPPK, kita tunggu kebijakannya. Jadi untuk saat ini kita mengusulkan kebutuhan dan menunggu keputusan hasilnya," tambahnya.

Kamaruddin mengimbau masyarakat yang berminat mengikuti seleksi agar tetap bersabar dan menunggu informasi resmi yang akan disampaikan setelah penetapan formasi oleh pemerintah pusat diterima. Hingga saat ini, belum ada jadwal pasti terkait pembukaan pendaftaran. (DEVIANA/R)