PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS – Anggota DPRD Palangka Raya, Khemal Nasery, menegaskan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak hanya diisi dengan kemeriahan dan penghargaan.

Di balik keberhasilannya meraih juara kostum terbaik, Khemal turut menyampaikan pesan agar pemerintah segera menangani persoalan ekonomi masyarakat dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Khemal mengatakan pemerintah perlu menghadirkan kebijakan yang benar-benar berpihak kepada masyarakat, terutama ketika kondisi ekonomi dan ancaman karhutla masih menjadi persoalan yang dirasakan langsung warga.

"Persoalan ekonomi harus menjadi perhatian agar aktivitas usaha dan daya beli masyarakat tetap terjaga."

"Kebijakan pemerintah juga diharapkan tidak hanya bersifat administratif, tetapi mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat," katanya, saat dikonfirmasi Senin 17 Agustus 2026.

Di sisi lain, Khemal menilai penanganan karhutla harus dilakukan secara serius dan terpadu. Dampak kebakaran tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas ekonomi hingga mobilitas warga akibat memburuknya kualitas udara.

“Tidak hanya soal mendapatkan hadiah kostum. Momentum kemerdekaan ini juga harus menjadi pengingat bahwa masih ada persoalan masyarakat yang harus segera diatasi, terutama ekonomi dan karhutla. Pemerintah harus hadir dengan kebijakan yang benar-benar pro rakyat,” ujar Khemal.

Ia berharap semangat kemerdekaan tidak berhenti pada seremoni, tetapi diwujudkan melalui kebijakan yang mampu memberikan rasa aman, meningkatkan kesejahteraan, menjaga lingkungan dan memastikan masyarakat dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik. (MARINI/R)