BORNEONEWS, Nanga Bulik – Kebakaran menghanguskan satu unit rumah kosong di kawasan Simpang Fitri, Jalan Trans Kalimantan, Kecamatan Bulik, Kabupaten Lamandau, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin, 17 Agustus 2026.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Bangunan yang sebagian besar berbahan kayu membuat api dengan cepat membesar dan membakar hampir seluruh bagian rumah.
Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu sempat panik karena kobaran api sudah terlihat besar. Mereka kemudian melaporkan kebakaran tersebut kepada petugas agar segera mendapatkan penanganan.
“Saya tidak tahu dari mana awal apinya. Tiba-tiba api sudah besar dan membakar rumah. Kami langsung berusaha memberi tahu warga lainnya,” ujar salah seorang warga.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel mengatakan, informasi mengenai kebakaran diterima melalui Grup TRC-PB Kabupaten Lamandau.
Setelah menerima laporan, personel langsung dikerahkan menuju lokasi untuk melakukan pemadaman dan mencegah api merembet ke bangunan di sekitarnya.
“Begitu mendapatkan informasi, personel langsung melakukan penanganan kebakaran di lokasi. Pemadaman dilakukan menggunakan armada tangki BPBD dan mobil slip on,” kata Hendikel.
Berdasarkan laporan Pusdalops PB BPBD Kabupaten Lamandau, proses pemadaman memanfaatkan sumber air dari kolam milik masyarakat yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
Petugas mengerahkan tiga unit truk tangki BPBD Kabupaten Lamandau serta satu unit mobil slip on untuk membantu memadamkan api.
Penanganan kebakaran turut melibatkan sejumlah unsur, di antaranya TNI, Polres Lamandau, Polsek Bulik serta Satpol PP dan Damkar.
Menurut Hendikel, proses pemadaman berlangsung tanpa kendala berarti hingga api berhasil dikuasai sepenuhnya.
“Syukurnya, api sudah sepenuhnya padam dan tidak ada kendala dalam proses pemadaman. Sebelum meninggalkan lokasi, personel juga memastikan kondisi aman dan melakukan pengecekan anggota masing-masing,” ujarnya.
Besarnya kobaran api sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena terdapat bangunan lain di sekitar rumah yang terbakar.
Petugas kemudian melakukan pemadaman sekaligus pembasahan di sekitar lokasi untuk memastikan api tidak kembali muncul maupun menjalar ke bangunan lainnya.
Setelah seluruh proses penanganan selesai, kondisi lokasi dinyatakan aman.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara penyebab kebakaran hingga kini masih belum diketahui dan masih dalam pemeriksaan pihak terkait.
BPBD Kabupaten Lamandau mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran serta segera menghubungi petugas apabila menemukan titik api.
“Segera laporkan kepada petugas apabila melihat adanya kebakaran, sehingga penanganan dapat dilakukan secepat mungkin dan api tidak sampai merembet ke bangunan lain,” pungkas Hendikel. (NATALIA/J)









