MUARA TEWEH –

BORNEONEWS, Muara Teweh – Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Barito Utara, Rayadi menegaskan tugas Paskibraka tidak sebatas mengibarkan Bendera Merah Putih, tetapi membawa amanah negara sekaligus menjadi proses pembentukan karakter, disiplin dan tanggung jawab generasi muda.

Pesan tersebut disampaikan Rayadi setelah melihat langsung kesiapan anggota Paskibraka Kabupaten Barito Utara yang menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Muara Teweh, Senin, 17 Agustus 2026.

Rayadi mengaku terharu melihat para anggota Paskibraka setelah melewati proses pendidikan dan pelatihan selama 14 hari.

Menurutnya, latihan dengan disiplin tinggi merupakan bagian dari proses membangun mental, karakter dan rasa tanggung jawab para putra-putri terbaik Barito Utara.

“Terus terang saya merasa haru dan ada rasa bersalah karena mereka telah menjalani pelatihan yang cukup keras selama 14 hari. Tetapi di sisi lain, saya bangga dan bersyukur karena mereka mampu mengemban tanggung jawab besar sebagai putra-putri terbaik Barito Utara,” kata Rayadi.

Ia menilai tugas sebagai Paskibraka memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menjalankan rangkaian upacara.

Para anggota membawa tanggung jawab untuk menjaga kehormatan salah satu simbol negara sekaligus menunjukkan sikap nasionalisme dan kecintaan terhadap Indonesia.

“Pesan dari pusat sangat jelas, yaitu jaga, rawat, dan kibarkan Merah Putih ini dengan hikmat. Jadi, tugas mereka bukan hanya menjalankan kewajiban, tetapi juga membawa amanah negara,” ujarnya.

Rayadi menyebut Bendera Merah Putih yang digunakan dalam rangkaian tersebut merupakan bendera resmi yang dikirim dari Jakarta, termasuk kotak, baki serta atribut pendukung lainnya.

Karena itu, ia berharap rasa tanggung jawab yang telah ditanamkan selama pelatihan tidak berhenti setelah anggota Paskibraka menyelesaikan tugas pada peringatan kemerdekaan.

Disiplin, kebersamaan serta kemampuan mengambil keputusan secara matang diharapkan tetap diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Setiap keputusan dan setiap langkah dalam kehidupan pasti memiliki konsekuensi. Karena itu, semuanya harus dipertimbangkan dengan matang, dirasionalkan, dan disesuaikan dengan kebijakan yang berlaku,” katanya.

Di sisi lain, Rayadi juga meminta para anggota Paskibraka diberikan kesempatan beristirahat dan menikmati kebersamaan setelah melewati proses latihan serta tugas yang menguras tenaga.

Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibraka harus menjadi bekal bagi generasi muda untuk tumbuh sebagai pribadi yang memiliki rasa tanggung jawab terhadap masyarakat, daerah dan negara.

Ia juga mengingatkan pentingnya prinsip efisiensi dalam menjalankan setiap tanggung jawab agar tindakan yang dilakukan dapat memberikan manfaat terbaik bagi bangsa dan negara.

Rayadi berharap semangat yang telah terbentuk selama proses pendidikan Paskibraka terus melekat dan menjadi modal bagi para anggota dalam menjalani pendidikan maupun kehidupan di masa mendatang.

Momentum kemerdekaan tersebut sekaligus diharapkan semakin menanamkan nasionalisme, kedisiplinan, tanggung jawab dan kecintaan terhadap Tanah Air di kalangan generasi muda Barito Utara. (RAMADHANI/j)