SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Kebakaran menghanguskan sebuah gudang di Jalan SPG, Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Senin sore, 17 Agustus 2026. Satu gudang lainnya turut terdampak dalam kejadian tersebut.

Wakil Bupati Kotim Irawati yang meninjau langsung proses pemadaman mengatakan terdapat dua gudang yang terdampak kebakaran. Salah satunya mengalami kerusakan cukup parah, sementara bangunan lainnya hanya terdampak.

"Ada dua gudang yang terbakar, tapi satu yang memang lumayan, ada separuh, satu cuma terdampak," kata Irawati.

Ia mengatakan proses pemadaman masih berlangsung ketika dirinya meninggalkan lokasi. Namun, kondisi mulai menunjukkan perkembangan positif setelah asap yang terlihat berubah menjadi putih.

"Saya tadi belum selesai pemadaman (langsung menuju upacara penurunan bendera), tidak tahu seperti apa di lapangan. Tetapi pada saat saya meninggalkan lapangan, asap sudah mulai putih. Itu menandakan bahwa situasi keadaan di situ mulai aman," ujarnya.

Irawati mengetahui kejadian tersebut setelah mendapat laporan langsung melalui telepon. Ia kemudian segera menuju lokasi dan menghubungi petugas pemadam kebakaran serta BPBD Kotim.

"Memang laporan langsung ke telepon yang mengabarkan ada kebakaran. Jadi mereka minta tolong dan Ibu langsung ke sana dan juga langsung cepat tanggap menelpon Damkar dan juga BPBD yang saat ini memang mereka semua ada di lapangan," jelasnya.

Saat meninjau lokasi kebakaran, Irawati masih mengenakan pakaian inspektur upacara. Ia dijadwalkan berangkat mengikuti upacara penurunan bendera dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion 29 Nopember Sampit. 

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi dari petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim terkait penyebab, kerugian maupun luas bangunan yang terbakar. (DEWI PATMALASARI/J)