BORNEONEWS, Banjarmasin - Peristiwa kebakaran melanda kawasan permukiman padat di Komplek Banjar Indah Permai, tepatnya di belakang Hotel Rattan Inn, Jalan Banjar Permai III No. 89, Kelurahan Pemurus Dalam, Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan, pada Senin malam, 17 Agustus 2026.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari posko relawan dan laporan lapangan, kobaran api mulai terlihat membubung sekitar pukul 21.00 WITA di seberang area guest house dan berdekatan dengan rumah kosong. Kobaran api cepat membesar akibat hembusan angin yang cukup kencang di lokasi kejadian, ditambah lagi adanya kendala teknis karena aliran listrik di sekitar pemukiman sempat masih aktif saat awal penanganan musibah.
Puluhan unit armada Barisan Pemadam Kebakaran (BPK) dan pemadam swadaya masyarakat se-Kota Banjarmasin langsung berbondong-bondong meluncur ke titik lokasi usai menerima info darurat. Kendati demikian, proses pemadaman di awal sempat menemui hambatan besar lantaran petugas mengalami kesulitan untuk mendapatkan pasokan air yang memadai di sekitar lokasi. Salah seorang relawan BPK di lokasi menyampaikan lewat saluran komunikasi, "Banjar Indah air sulit, tolong luncurkan unit tangki via HT untuk bantuan pasokan!"
Berkat perjuangan gigih para relawan dan petugas gabungan yang berjibaku melawan kobaran api, perambatan si jago merah akhirnya berhasil dilokalisasi. Sekitar pukul 21.15 WITA, kondisi kobaran api mulai dapat dikuasai dan memasuki tahap penurunan yang ditandai dengan munculnya kepulan asap putih tebal, sebelum akhirnya dilanjutkan dengan proses pendinginan secara menyeluruh untuk memastikan tidak ada sisa titik api.
Namun, di tengah upaya penanganan tersebut, kabar duka menyelimuti lokasi kejadian setelah korban selamat memberikan kesaksian bahwa masih ada anggota keluarganya yang terjebak di dalam bangunan terbakar. Petugas gabungan dan relawan BPK langsung melakukan penyisiran intensif ke area dalam bangunan yang telah hangus untuk melakukan pencarian korban yang terkurung.
Sekitar pukul 21.44 WITA, petugas akhirnya berhasil menemukan keberadaan korban di dalam puing-puing bangunan. Seorang korban berjenis kelamin laki-laki ditemukan dalam keadaan meninggal dunia akibat terperangkap kobaran api, sementara satu korban perempuan lainnya dinyatakan selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis darurat oleh tim relawan di lapangan.
Jasad korban meninggal dunia selanjutnya dievakuasi menggunakan armada ambulans menuju RSUD Ulin Banjarmasin. "Informasi perihal kebakaran Banjar Indah, satu korban dinyatakan MD karena terkurung di dalam rumah dan jasadnya langsung dievakuasi ke Kamar Jenazah RS Ulin," terang salah seorang petugas relawan usai evakuasi selesai dilakukan.
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kemunculan api serta total kerugian material akibat musibah kebakaran ini masih dalam proses penyelidikan intensif oleh pihak kepolisian setempat. (SABRIANOOR/J)









