BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Tim SAR gabungan dikerahkan untuk mencari seorang warga bernama Punasah (35) yang diduga tenggelam di Sungai Arut, Desa Tanjung Putri, Kecamatan Arut Selatan (Arsel), Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kalimantan Tengah.
Peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 17 Agustus 2026, sekitar pukul 20.30 WIB. Saat itu, korban diketahui sedang beraktivitas di sekitar pinggir Sungai Arut.
Namun, korban kemudian diduga tenggelam dan hilang di aliran sungai. Warga yang mengetahui kejadian tersebut sempat melakukan pencarian secara mandiri di sekitar lokasi.
Upaya pencarian oleh masyarakat terus dilakukan. Namun hingga Selasa siang, korban belum berhasil ditemukan. Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Pos SAR Pangkalan Bun untuk mendapatkan bantuan pencarian.
Kepala Kantor SAR Palangka Raya, AA. Ketut Alit Supartana, membenarkan adanya laporan tersebut. Tim SAR, kata dia, langsung bergerak setelah menerima informasi dari Koordinator Pos SAR Pangkalan Bun.
"Setelah menerima laporan dari Koordinator Pos SAR Pangkalan Bun, kami langsung berkoordinasi dengan Polres Kotawaringin Barat dan segera memberangkatkan Tim Rescue ke titik lokasi kejadian," ujar Alit, dalam laporannya, Rabu, 19 Agustus 2026.
Operasi pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR gabungan. Di antaranya Tim Rescue Pos SAR Pangkalan Bun, Polres Kobar, Polsek Arsel, Koramil 1014-01/Arsel, masyarakat sekitar serta keluarga korban.
Tim gabungan kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi yang diduga menjadi titik korban tenggelam. Pencarian dilakukan untuk menemukan keberadaan korban, baik di permukaan maupun area sekitar aliran Sungai Arut.
Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian masih berlangsung. Tim SAR gabungan terus menyisir kawasan sungai dengan mengoptimalkan personel dan peralatan yang tersedia.
Petugas juga mengimbau masyarakat yang berada di sekitar lokasi, untuk membantu memberikan informasi apabila mengetahui adanya tanda-tanda keberadaan korban. (DANANG)









