PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebuah kios Kasih Ibu yang juga melayani BRI Link di Jalan Seth Adji, Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, menjadi sasaran perampokan bersenjata tajam pada Selasa malam.

Pelaku berhasil melarikan diri dengan membawa uang tunai sekitar Rp80 juta dan satu unit ponsel, meski sempat dikejar dan dihadang warga. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.50 WIB, tepat saat kios hendak menutup pelayanan.

Pelaku diduga mengancam penjaga kios menggunakan senjata tajam sebelum mengambil uang dan barang milik korban. Kejadian tersebut sempat memancing keributan dan menarik perhatian warga sekitar.

Seorang saksi mata, Ahmadi (35), menceritakan dirinya mendengar teriakan dari arah kios dan segera keluar untuk melihat. Saat tiba di lokasi, korban terlihat jatuh sembari memegang kaki pelaku yang membawa senjata tajam.

Korban sempat berusaha menahan pelaku hingga terjadi tarik-menarik yang menyebabkan korban mengalami luka di tangan dan kaki.

“Pas kami keluar, terlihat korban itu jatuh dan memegang kaki pelaku yang membawa sajam di tangannya. Dia mau lari ke arah motor yang ditaruhnya cukup jauh dari ruko ini,” ucap Ahmadi, Rabu 19 Agustus 2026.

Warga yang bergegas ke lokasi berupaya menghentikan pelaku, salah satunya dengan menendang hingga pelaku terjatuh. Sebuah kantong berisi uang receh sempat terlepas dan jatuh di lokasi, namun pelaku tetap berusaha melarikan diri.

Saat hendak naik ke sepeda motor Honda Scoopy berwarna hitam, warga kembali berusaha menghadang, bahkan memukul menggunakan sapu, namun pelaku tetap berhasil kabur.

Berdasarkan keterangan penjaga kios, pelaku berhasil membawa kabur uang tunai sekitar Rp 80 juta dan satu unit telepon seluler yang disimpan dalam kantong berwarna merah.

Di lokasi kejadian, warga menemukan sepasang sandal yang diduga milik pelaku, yang sempat tertinggal di tempat motor diparkirkan.

Saksi juga mendeskripsikan ciri-ciri pelaku: bertubuh tinggi besar, mengenakan baju loreng cokelat abu-abu, helm bermerek Honda dengan kaca tertutup, serta menggunakan masker. Motor yang digunakan berjenis Honda Scoopy warna hitam.

Kapolsek Pahandut, AKP Iyudi Hartanto, saat dikonfirmasi pada Rabu membenarkan peristiwa tersebut. “Benar bang. Sedang kita tangani bang. Nanti akan kami informasikan lebih lanjut,” ujarnya singkat. 

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan dan pengumpulan bukti untuk mengungkap identitas serta melacak keberadaan pelaku. (PATHUR/R)