PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Sektor pendidikan Kalimantan Tengah memperoleh nilai 9 dari bobot maksimal 10 dalam evaluasi Program Strategis Nasional (Pro-SN) Semester II Tahun 2025.

Capaian tersebut menjadi salah satu poin dalam evaluasi kinerja Pro-SN yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah bersama Inspektorat Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Aula Eka Hapakat Kantor Gubernur Kalteng.

Dalam laporan Inspektorat Provinsi Kalimantan Tengah yang disampaikan Eko Sulistiono, penilaian Pro-SN Semester II Tahun 2025 mencakup lima program prioritas nasional.

Salah satunya adalah perluasan akses pendidikan yang memperoleh nilai 9 dari bobot maksimal 10, khususnya pada indikator pembangunan dan revitalisasi pendidikan dasar dan menengah.

Capaian tersebut menunjukkan program pendidikan Kalteng telah memenuhi 90 persen dari bobot penilaian pada indikator yang dievaluasi.

“Di sektor pendidikan nilai 9 dari 10. Semoga pelaporan semester ini bisa minimal sama,” sebut Inspektur I Inspektorat Jenderal Kemendagri Harun Yuni Aprilliyanta seperti dikutip Borneonews pada Rabu, 19 Agustus 2026. (HERMAWAN DP/j)