KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pembangunan Dermaga Waterfront City (WFC) Kapuas di Kabupaten Kapuas, Kalimantan Selatan, mulai memasuki babak baru. Berdasarkan pantauan Borneonews pada Rabu, 19 Agustus 2026, sejumlah tiang pancang serta alat berat penumbuk tiang (piling rig) telah berada di lokasi proyek kawasan tepian Sungai Kapuas Murung, menandai dimulainya tahap konstruksi fisik.

Pekerjaan infrastruktur strategis ini berlokasi di Jalan Jenderal Soedirman, Kuala Kapuas. Proyek dermaga modern sepanjang sekitar 700 meter tersebut membentang dari kawasan Ujung Murung, persis di depan Rumah Jabatan Bupati Kapuas, hingga mencapai Pelabuhan Danau Mare.

Proyek bernilai Rp82.614.785.402,00 ini bersumber dari APBD Tahun 2026 di bawah pimpinan Dinas Perhubungan Kabupaten Kapuas. Pekerjaan fisik dilaksanakan oleh kontraktor pelaksana KSO Arafah Cipta Mandiri dengan manajemen konstruksi PT Sri Agung Jaya, serta ditargetkan rampung dalam waktu pelaksanaan 286 hari kalender.

Kawasan penataan tepian sungai ini dirancang tidak sekadar sebagai sarana transportasi publik, melainkan juga dilengkapi berbagai fasilitas pendukung modern. Di lokasi tersebut akan dibangun ikon miniatur rumah betang, musala, hingga poslanal.

Dikutip dari portal resmi Pemkab Kapuas, pemerintah daerah menargetkan kawasan ini menjadi ikon baru wisata daerah sekaligus ruang terbuka hijau publik. Kehadirannya diproyeksikan mampu menggerakkan roda ekonomi lokal melalui pusat pertumbuhan ekonomi kreatif dan penguatan sektor UMKM.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur publik semacam ini merupakan komitmen jangka panjang pemerintah daerah. Penataan kawasan sungai dinilai sangat krusial dalam mempercantik wajah kota serta meningkatkan daya saing wilayah.

"Pembangunan kawasan publik seperti Waterfront City merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas fasilitas perkotaan, mempercantik wajah daerah, serta mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan," tegas Agustiar.

Dengan datangnya tiang-tiang pancang ke lokasi, aktivitas pengerjaan fisik diperkirakan akan semakin intensif dalam beberapa bulan ke depan. Kehadiran Waterfront City ini diharapkan mampu memperkuat posisi Kuala Kapuas sebagai salah satu pusat destinasi wisata dan ekonomi tepi sungai yang modern di Kalimantan Tengah. (SABRIANOOR/j)