BORNEONEWS, Sukamara - Faktor cuaca yang mendukung membuat hasil produksi karet petani Limau Kuit, Desa Sedawak, Kabupaten Sukamara sedang melimpah. Saat musim hujan sekarang ini produksi meningkat dua kali lipat dibanding musim kemarau.

"Produksi karet akan lebih banyak didapat saat penyadapan dalam musim hujan karena dengan kondisi tersebut getah atau latek banyak keluar. Semakin sering hujan, karet yang dihasilkan akan semakin banyak," kata Ketua Kelompok Tani Limau Kuit, Sukirno, Kamis (12/1/2017).

Meskipun hasil melimpah saat musim hujan namun petani akan lebih maksimal saat melakukan proses bahan olah karet (bokar) yakni membersihkan karet hasil sadapan sebelum diolah.

"Selain itu sistem pengeringan karet lebih maksimal selain dengan penjemuran juga dilakukan pengasapan apabila cuaca sudah tidak mendukung agar kadar Kering Karet atau K3 mencapai standar yang ditetapkan, " ujar Sukirno. (Norhasanah/N).