BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) mendapat tambahan 9.000 tabung LPG 3 kilogram untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di enam kecamatan yang baru saja konversi dari minyak tanah ke gas.
"Saya sudah mengajukan satu bulan yang lalu dan prosesnya, informasi dari Dirjen Migas itu sudah disetujui. Insyaallah kita ada penambahan 9.000 tabung untuk enam kecamatan," kata Bupati Kotim Halikinnor, Rabu, 19 Agustus 2026.
Enam kecamatan yang akan mendapatkan kuota LPG 3 kilogram tersebut yakni Kecamatan Kota Besi, Telawang, Mentaya Hulu, Bukit Santuai, Telaga Antang, dan Antang Kalang.
Halikinnor berharap penambahan pasokan tersebut dapat mengatasi keterbatasan LPG 3 kilogram yang selama ini dirasakan masyarakat di wilayah tersebut.
"Mudah-mudahan dengan penambahan itu kesulitan kita tentang LPG, khususnya gas LPG yang 3 kilogram itu akan terpenuhi, akan teratasi," ujarnya.
Halikinnor mengatakan, tambahan pasokan LPG 3 kilogram tersebut juga mendukung pengurangan penggunaan minyak tanah di masyarakat.
"Artinya tidak ada lagi penggunaan minyak tanah dan tentu itu membantu menjaga inflasi," pungkasnya. (DEWI PATMALASARI/j)









