BORNEONEWS, Nanga Bulik - Dinas Kesehatan Kabupaten Lamandau memastikan dalam kurun waktu sepekan terakhir telah terjadi kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di kecamatan Sematu Jaya, dengan jumlah warga yang positif terjangkit sebanyak empat orang. Menyikapi fenomena tersebut, petugas dari Dinkes Lamandau segera bergerak melakukan fogging fokus di sekitaran lokasi.
"Menindaklanjuti laporan dan hasil survei suspec terkait adanya kasus DBD, hari ini (Kamis) kita langsung lakukan fogging fokus," beber Alfian, Kepala Seksie Kesehatan Lingkungan (Kesling) Dinkes Lamandau, di Nanga Bulik, Kamis (12/1/2017).
Menurut Alfian, fogging fokus adalah melakukan pengasapan yang bertujuan membunuh nyamuk dewasa, pada sekitar radius 500 meter keliling dari wilayah ditemukannya korban positif DBD.
"Tindakan pertama kita lakukan fogging di wilayah sekitar tempat tinggal korban. Baik yang di RT 5 maupun yang di RT 1 ( Desa Purwareja, kecamatan Sematu Jaya)," katanya.
Selain itu, kata dia, Dinkes juga melakukan abatisasi, yakni memberikan obat abate secara gratis kepada masyarakat yang tinggal di sekitar rumah korban terjangkit DBD.
Berdasarkan data dari Seksi Wabah dan Bencana Dinkes Lamandau, hingga saat ini, warga desa Purwareja, Sematu Jaya, yang dinyatakan positif DBD berjumlah empat orang. Tiga orang merupakan warga RT 5 dan satu orang lainnya berada di RT 1. Kini, kesemuanya telah dilakukan tindakan medis, misalnya dengan dirujuk ke RSUD Pangkalan Bun. (HENDI NURFALAH/N).








