PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kepala BNN Republik Indonesia Suyudi Ario Seto mengatakan penanganan narkotika tidak cukup dilakukan melalui regulasi dan penegakan hukum.

Suyudi menyebut pencegahan perlu diperkuat melalui SAKA Anti Narkoba, disertai rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan serta pemberdayaan masyarakat agar tetap mandiri dan produktif.

“Penanganan narkotika tidak cukup melalui regulasi dan penegakan hukum. Pencegahan perlu diperkuat melalui SAKA Anti Narkoba, disertai rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan serta pemberdayaan masyarakat agar tetap mandiri dan produktif,” ungkap Suyudi, Kamis, 20 Agustus 2026.

Selain itu, Suyudi mengatakan ketahanan keluarga, kampus, dan komunitas juga perlu dibangun melalui kolaborasi seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama kemajuan bangsa. Generasi yang dibutuhkan adalah generasi yang sehat, cerdas, produktif, berintegritas, dan memiliki ketahanan diri terhadap narkotika.

“Indonesia Emas 2045 hanya dapat diwujudkan melalui manusia yang berkualitas, sehingga perlindungan generasi muda harus menjadi tanggung jawab bersama,” tegas Suyudi. (HERMAWAN DP/j)