BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Satgas Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) memprioritaskan penanganan kebakaran yang mulai mendekati kawasan permukiman warga, Kamis, 20 Agustus 2026.
Kepala Bidang Operasi Satgas Karhutla Kotawaringin Barat 2026, Dwi Agus Suhartono, S.E., M.Acc, mengatakan konsentrasi utama tim gabungan berada di wilayah Karang Anyar dan Kumpai Batu Bawah.
Di Karang Anyar, kebakaran lahan yang terjadi sejak malam sebelumnya dilaporkan mulai mendekati kawasan permukiman sehingga membutuhkan penanganan cepat.
Situasi serupa juga terjadi di Kumpai Batu Bawah. Sejumlah titik kebakaran di wilayah tersebut disebut mulai mengarah ke permukiman warga.
"Untuk tim saat ini terkonsentrasi ke sana," ujar Dwi.
Satgas kemudian membagi kekuatan personel untuk memastikan proses pemadaman dapat dilakukan secara optimal sekaligus mencegah api menjalar lebih dekat ke rumah warga.
Selain di dua wilayah tersebut, Satgas kembali menerima laporan kemunculan titik api baru di kawasan Kubu pada Kamis siang. Lokasinya berada ke arah kawasan pemancingan atau pemandian.
"Baru siang tadi kami mendapat kabar bahwa di daerah Kubu, arah pemancingan atau pemandian, terpantau juga ada titik api," katanya.
Banyaknya lokasi kebakaran membuat pengaturan personel menjadi salah satu tantangan dalam penanganan karhutla.
Memasuki sekitar pekan ketiga operasi penanganan, Satgas juga harus memastikan kondisi kesehatan petugas yang terus bekerja di lapangan tetap terjaga.
"Kami mengalami sedikit kesulitan untuk menggilir personel. Bagaimanapun teman-teman yang sudah turun ke lapangan harus kami pastikan dan jaga kesehatannya," jelas Dwi.
Untuk mendukung kesehatan petugas, tenaga dari Dinas Kesehatan disiagakan di posko induk. Personel yang selesai bertugas menjalani pemeriksaan kesehatan.
Puskesmas terdekat juga diminta memberikan dukungan apabila terjadi kebakaran di wilayah kerjanya.
"Kalau ada laporan di masing-masing tempat, tim dari puskesmas terdekat merapat memberikan backup. Kalau ada personel penanganan di lapangan tumbang, bisa langsung ditangani," pungkasnya. (AHMAD SYARIF/J)









