BORNEONEWS, Kuala Pembuang – Polres Seruyan melalui program Seruyan Masuk Sekolah untuk Pelajar (SERMA SEKAR) memberikan edukasi kepada pelajar mengenai pencegahan perundungan atau bullying di lingkungan sekolah.
Kegiatan tersebut dilaksanakan Bhabinkamtibmas Desa Kartika Bhakti Brigpol Ariyanto bersama guru dan pelajar SDN 1 Kartika Bhakti, Kecamatan Seruyan Hilir Timur, Kamis, 20 Agustus 2026.
Brigpol Ariyanto mengatakan sekolah harus menjadi lingkungan yang aman dan nyaman bagi seluruh peserta didik. Karena itu, siswa perlu dibiasakan untuk saling menghargai dan tidak melakukan tindakan yang dapat menyakiti teman.
“Jangan melakukan bullying kepada teman, baik secara fisik maupun melalui perkataan. Mari saling menghargai dan menyayangi, karena sekolah harus menjadi tempat yang aman dan menyenangkan untuk belajar,” ujarnya.
Ia mengingatkan bahwa perundungan tidak hanya berupa kekerasan fisik, tetapi juga dapat terjadi melalui perkataan yang merendahkan, mengejek maupun menyakiti perasaan orang lain.
Para pelajar juga diajak memahami bahwa setiap anak memiliki karakter, kemampuan dan kepribadian yang berbeda.
Menurutnya, perbedaan tersebut seharusnya menjadi ruang untuk belajar saling memahami, bukan dijadikan alasan untuk melakukan perundungan.
Selain menyasar siswa, edukasi juga diarahkan kepada guru agar bersama-sama membangun budaya sekolah yang positif dan mampu mencegah tindakan perundungan sejak dini.
Pelajar diminta tidak takut melapor kepada guru maupun orang dewasa apabila mengalami atau melihat tindakan perundungan di lingkungan sekolah.
Melalui program SERMA SEKAR, Polres Seruyan berharap kehadiran kepolisian di sekolah tidak hanya berkaitan dengan keamanan, tetapi juga dapat memberikan edukasi dan membangun kedekatan dengan generasi muda. (FAHRUL/j)









