BORNEONEWS, Palangka Raya – Sekretaris Komisi III DPRD Palangka Raya, Rana Muthia Oktari, mengungkapkan kondisi riil kemampuan keuangan daerah yang masih terbatas, sementara kebutuhan dan aspirasi masyarakat terus bertambah.
Hal tersebut disampaikan Rana dalam forum pertemuan bersama anggota DPR RI. Menurutnya, berbagai aspirasi masyarakat yang diterima DPRD mencakup kebutuhan pembangunan infrastruktur, pendidikan, keselamatan masyarakat, penanganan karhutla hingga pengembangan potensi daerah.
“APBD kita terbatas, sementara aspirasi masyarakat sangat banyak. Tidak mungkin semuanya bisa kita penuhi hanya dengan kemampuan daerah,” ujar Rana, Jumat 21 Agustus 2026.
Karena itu, DPRD Kota Palangka Raya membawa berbagai aspirasi tersebut ke tingkat pemerintah pusat agar mendapatkan perhatian dan dukungan melalui program maupun kebijakan yang dapat membantu daerah.
Rana berharap dukungan pemerintah pusat tidak hanya berupa pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh sektor pelayanan dasar dan kebutuhan masyarakat yang mendesak.
“Karena itu kami membawa aspirasi ini ke pemerintah pusat agar ada perhatian dan dukungan nyata untuk Palangka Raya,” tegasnya.
Menurut Rana, sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat menjadi penting agar keterbatasan fiskal daerah tidak menghambat upaya memenuhi kebutuhan masyarakat serta mempercepat pembangunan di Kota Palangka Raya. (MARINI/H)









