JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Peraih medali perak panahan Olimpiade Seoul 1988 Nurfitriyana Saiman meyakini panahan Indonesia mampu kembali mengukir prestasi di panggung Olimpiade.

"Saya rasa (talenta-talenta panahan Indonesia saat ini) mampu ya (berprestasi di Olimpiade). Adik-adik kita ini mampu, cuman entah ya mungkin belum dikasih (keberuntungan), tapi tetap mereka juga luar biasa," kata Nurfitiyana Saiman pada pembukaan kejuaraan panahan Satria Legawa Pro Championship 2026 di Jakarta International Equestrian, Jakarta, Jumat, 21 Agustus 2026.

Nurrfitiyana bersama Lilies Handayani dan Kusuma Wardhani pernah menorehkan prestasi tertinggi bagi olahraga panahan Indonesia di panggung Olimpiade. Tiga srikandi itu meraih medali perak pada nomor recurve beregu putri pada ajang multicabang olahraga terbesar dunia edisi 1988 di Korea Selatan.

Sejak pencapaian itu, panahan Indonesia kerap mengirim atlet ke ajang Olimpiade namun belum berhasil membawa pulang medali.

Nurfitriyana meyakini Pengurus Besar Persatuan Panahan Indonesia (Perpani) bersama tim nasional panahan juga terus berupaya memperbaiki kekurangan-kekurangan agar para atlet bisa kembali berprestasi di level Olimpiade.

Ia menyebut prestasi di multicabang sudah mulai terlihat seperti medali perak Asian Games 2018 di Indonesia. Saat itu, panahan Indonesia meraih dua medali melalui Diananda Choirunisa yang merebut perak pada recurve perorangan putri dan Riau Ega Agatha yang menyumbang perunggu pada nomor recurve perorangan putra.

Terbaru, timnas panahan Indonesia juga berhasil keluar sebagai juara umum pada ASEAN Games Thailand 2025 setelah mengoleksi enam emas dan dua perunggu.

Bagi Fitriyana, pencapaian para atlet tersebut menunjukkan bahwa cabang panahan Indonesia terus mencetak talenta-talenta yang mampu bersaing di panggung internasional. Tinggal saja, pembinaan terus diperkuat untuk mengukir prestasi di panggung Olimpiade.

Ia berharap para atlet terus berlatih mematangkan kemampuan mereka dan tidak putus asa dalam berjuang mengukir prestasi di kancah dunia.

"Kita pasti bisa lebih baik dan akan lebih jika bisa melebihi daripada (pencapaian kami pada Olimpiade) tahun 1988," katanya.

ANTARA