NANGA BULIK –

BORNEONEWS, Nanga Bulik  – Pemerintah Kabupaten Lamandau meresmikan Jembatan Gantung Batu Ojung di Desa Petarikan, Kecamatan Belantikan Raya, Rabu, 19 Agustus 2026. Kehadiran jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat.

Infrastruktur ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan konektivitas wilayah dan mempermudah aktivitas masyarakat.

Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra mengatakan keberadaan jembatan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

“Jembatan ini dibangun untuk memberikan manfaat bagi masyarakat dan harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya, Jumat, 21 Agustus 2026.

Menurutnya, kemudahan akses juga dapat membantu masyarakat dalam membawa serta memasarkan berbagai hasil usaha. Kondisi tersebut diharapkan mampu memperluas peluang ekonomi dan secara bertahap meningkatkan kesejahteraan warga.

“Jangan hanya digunakan, tetapi jembatan ini juga harus dijaga dan dirawat bersama agar tetap aman dan bisa digunakan dalam jangka panjang,” kata Bupati.

Pemerintah daerah menilai keterlibatan masyarakat dalam menjaga fasilitas publik menjadi bagian penting setelah pembangunan selesai. Dengan perawatan bersama, usia manfaat jembatan dapat dipertahankan sehingga manfaatnya terus dirasakan masyarakat.

“Kami berharap masyarakat ikut memiliki dan menjaga fasilitas yang sudah dibangun ini, karena manfaatnya kembali kepada masyarakat,” tegasnya.

Pemkab Lamandau berharap keberadaan Jembatan Gantung Batu Ojung tidak hanya menjadi penghubung secara fisik, tetapi turut memperkuat aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat Desa Petarikan serta wilayah sekitarnya. (NATALIA KRISTIN/J)