PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Kiprah UMKM binaan Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah terus menunjukkan perkembangan positif. Tidak hanya mampu memperluas pasar hingga mancanegara, sejumlah UMKM juga mulai terhubung dengan program prioritas pemerintah dan memperkuat transformasi digital.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Tengah, Yuliansah Andrias, ungkapkan salah satunya Dapur S'best, UMKM sektor makanan olahan yang telah memperluas pasar hingga Australia dan Bangladesh. Dapur S'best juga menjadi mitra pemasok makanan bagi SPPG dalam mendukung penyediaan makanan bergizi gratis.

"Capaian tersebut menunjukkan bahwa pengembangan UMKM tidak berhenti pada peningkatan kapasitas usaha, tetapi juga membuka ruang bagi pelaku usaha daerah untuk masuk ke rantai pasok program pemerintah," ujarnya, Jumat, 21 Agustus 2026.

Selain Dapur S'best dan Griya Batik Umiy Lasega yang mengikuti pameran luring, sembilan UMKM binaan BI Kalteng turut memperkenalkan produknya melalui pameran daring KKI 2026. Mereka yakni Batik Moneng, Indang Apang Gallery, Jawet Niang, Mel's Gallery, Must Yoan Farm, Mentaya Sweet, Sedaun Herbal, KWT Agro Sukses, dan Weavora.

"Keikutsertaan secara luring maupun daring tersebut menjadi bagian dari strategi memperluas eksposur produk unggulan Kalimantan Tengah sekaligus membuka akses pasar yang lebih luas bagi UMKM binaan BI," tambahnya.

Partisipasi Kalteng dalam KKI 2026 juga diperkuat dengan kehadiran Muhammad Jodi Irawan, barista terbaik Kalimantan Tengah yang berhasil menjadi semifinalis Cangkir Barista Championship Pejuang Kopi Nusantara 2026.

Kehadiran Jodi menjadi representasi talenta kopi daerah sekaligus memperlihatkan bahwa potensi ekonomi kreatif Kalteng tidak hanya berasal dari produk kerajinan dan makanan olahan, tetapi juga sektor kopi dan sumber daya manusia kreatif.

Yuliansah Andrias, mengatakan keterlibatan UMKM Kalteng dalam KKI 2026 merupakan hasil dari proses pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan.

Menurutnya, penguatan UMKM membutuhkan proses dari hulu hingga hilir, mulai dari peningkatan kapasitas produksi, penguatan kualitas produk, akses pembiayaan, hingga kemampuan memanfaatkan kanal digital dan memperluas pasar.

Persiapan tersebut sebelumnya dilakukan melalui rangkaian Road to KKI 2026. Kantor Perwakilan BI Kalteng bersinergi dengan pemerintah daerah melalui penyelenggaraan Pesona Tambun Bungai 2026 pada 29–31 Mei 2026 di Duta Mall Palangka Raya.

Kegiatan tersebut menghadirkan UMKM terkurasi hasil pendampingan BI sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kesiapan pelaku usaha, memperluas akses pasar, dan meningkatkan daya saing produk unggulan daerah.

Sejalan dengan penguatan daya saing, BI Kalteng juga terus mendorong transformasi digital UMKM melalui pendampingan onboarding ke kanal digital serta perluasan pemanfaatan QRIS sebagai sarana pembayaran.

Langkah tersebut dinilai penting agar UMKM tidak hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga mampu mengikuti perubahan perilaku konsumen dan perkembangan ekosistem ekonomi digital.

"Dengan rangkaian pembinaan tersebut, UMKM Kalteng diharapkan semakin siap naik kelas, memperluas pasar, dan menjadikan produk lokal sebagai kekuatan baru dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan," tutupnya. (MARINI/J)