PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Perekonomian Kalimantan Tengah menunjukkan pertumbuhan pada triwulan II tahun 2026. Namun, pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan dan penurunan angka pengangguran tetap menjadi perhatian.

Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo mengatakan, pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan dan penurunan angka pengangguran menjadi perhatian dan tanggung jawab bersama.

“Penandatanganan nota kesepakatan ini merupakan tahapan penting dalam pengelolaan keuangan daerah, sekaligus wujud komitmen Pemerintah Provinsi bersama DPRD untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan dan kebutuhan pembangunan,” tutur Edy, seperti dikutip Borneonews pada Sabtu, 22 Agustus 2026.

Perhatian terhadap indikator makro tersebut menjadi bagian dari kebijakan pembangunan daerah. Sementara itu, KUPA dan PPASP Tahun Anggaran 2026 disusun di tengah kondisi fiskal yang menghadapi sejumlah tantangan.

Kebijakan anggaran juga diarahkan untuk mendukung pendidikan, kesehatan, infrastruktur dasar, ketahanan pangan, pengendalian inflasi, perlindungan sosial dan penguatan ekonomi masyarakat.

“Ia berharap perubahan APBD tidak hanya menjadi instrumen penyesuaian anggaran, tetapi juga mampu merespons kebutuhan masyarakat sekaligus memperkuat keberlanjutan pembangunan di Kalimantan Tengah,” ungkap Edy. (HERMAWAN DP/J)