PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah, Sabtu, 22 Agustus 2026. Kunjungan dilakukan di tengah meningkatnya kejadian karhutla yang hingga 21 Agustus 2026 tercatat mencapai 1.639 kejadian dengan luas area terbakar 4.499,21 hektare.

Prabowo tiba di Bandara Lama Tjilik Riwut Palangka Raya sekitar pukul 16.00 WIB setelah sebelumnya melakukan pemantauan karhutla di Kalimantan Barat.

Setelah mendarat, Presiden menyapa Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal Maruli Simanjuntak, Wakil Kepala Kepolisian RI Komjen Pol Dedi Prasetyo, Gubernur Kalimantan Tengah H Agustiar Sabran serta jajaran Forkopimda Kalteng yang telah menunggu kedatangannya.

Berdasarkan pantauan BORNEONEWS di lapangan, Presiden kemudian melanjutkan perjalanan darat menggunakan kendaraan Maung Garuda berwarna hijau dengan nomor polisi RI 1.

Dua lokasi yang menjadi tujuan peninjauan yakni kawasan karhutla di Kelurahan Petuk Ketimpun, Kota Palangka Raya dan Desa Tumbang Nusa, Kabupaten Pulang Pisau.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kebakaran sekaligus penanganan yang telah dilakukan tim gabungan di lapangan.

Berdasarkan data Pos Komando Penanganan Darurat Bencana Karhutla Kalteng per 21 Agustus 2026, sebanyak 1.639 kejadian karhutla telah tercatat dengan total area terbakar mencapai 4.499,21 hektare. Sementara jumlah titik panas yang tercatat pada data harian 21 Agustus hingga pukul 18.00 WIB mencapai 2.479 titik.

Penanganan karhutla dilakukan melalui operasi udara menggunakan helikopter water bombing maupun satuan tugas darat. Personel gabungan yang dilibatkan terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan dan unsur lainnya.

Total personel gabungan yang dikerahkan dalam penanganan karhutla di seluruh Kalimantan Tengah mencapai sekitar 10.700 orang.

Sebelum tiba di Palangka Raya, Prabowo telah melakukan peninjauan penanganan karhutla di Kalimantan Barat.

Setelah menyelesaikan pemantauan di Petuk Ketimpun dan Tumbang Nusa, Presiden dijadwalkan kembali menuju Bandara Tjilik Riwut untuk melanjutkan perjalanan ke Samarinda, Kalimantan Timur.

Di Kalimantan Timur, Presiden dijadwalkan kembali melakukan pemantauan penanganan karhutla. Sementara agenda peninjauan di Kalimantan Selatan masih bersifat tentatif.

Setelah seluruh rangkaian pemantauan karhutla di wilayah Kalimantan selesai, Presiden direncanakan kembali menuju Lanud Halim Perdanakusuma. (ANTARA/PATHUR/J)