BORNEONEWS, Sampit – Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus mendorong percepatan digitalisasi dalam pengelolaan keuangan daerah. Salah satunya melalui penerapan Sistem Informasi Manajemen Gaji (SIMGAJI) berbasis web.
Kepala BKAD Kotim Muhamad Saleh mengatakan, implementasi SIMGAJI berbasis web merupakan bagian dari upaya meningkatkan efisiensi dan akurasi dalam pengelolaan administrasi gaji.
“Kita ingin sistem pengelolaan gaji ini semakin efisien dan akurat. Dengan berbasis web, prosesnya diharapkan lebih cepat, aman, dan terintegrasi,” katanya, Sabtu, 22 Agustus 2026.
Penerapan sistem tersebut diperkuat melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Implementasi SIMGAJI Berbasis Web yang digelar BKAD Kotim bekerja sama dengan PT Taspen (Persero) di Palangka Raya, belum lama ini.
Kegiatan tersebut membekali seluruh operator gaji Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemkab Kotim untuk beralih ke sistem berbasis web yang dinilai lebih modern, cepat, aman dan terintegrasi.
Menurutnya, keberadaan sistem digital juga harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan sumber daya manusia yang mengoperasikannya. Karena itu, bimtek menjadi bagian penting sebelum sistem tersebut diterapkan secara optimal.
Para operator gaji SKPD diberikan pemahaman dan keterampilan dalam menggunakan SIMGAJI berbasis web sehingga nantinya dapat menjalankan proses administrasi penggajian secara lebih efektif.
Ia menambahkan, digitalisasi pengelolaan keuangan merupakan langkah nyata dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang semakin modern.
“Ini merupakan salah satu langkah nyata dalam mempercepat digitalisasi pengelolaan keuangan daerah di Kotawaringin Timur,” ujarnya.
Kerja sama dengan PT Taspen (Persero) dalam pelaksanaan bimtek tersebut diharapkan dapat membantu Pemkab Kotim dalam meningkatkan kualitas pengelolaan administrasi gaji sekaligus memperkuat integrasi sistem.
Dengan penerapan SIMGAJI berbasis web, BKAD Kotim berharap proses pengelolaan gaji ASN di seluruh SKPD dapat berlangsung lebih tertib, cepat, akurat dan efisien.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari transformasi digital Pemkab Kotim dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, efektif dan terintegrasi. (DEVIANA/J)









