SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kotawaringin Timur (Kotim) menjadwalkan pelaksanaan Salat Istisqa sebagai ikhtiar bersama memohon hujan di tengah musim kemarau dan kondisi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di daerah tersebut.

"Mari bersama-sama melaksanakan Shalat Istisgo', sebagai ikhtiar dan doa kita memohon rahmat, pertolongan, serta ampunan dari Allah SWT di tengah musim kemarau dan kondisi karhutla yang kita hadapi," kata Wakil Bupati Kotim Irawati, Sabtu, 22 Agustus 2026.

Salat Istisqa mengusung tema menundukkan hati, memohon rahmat dan ampunan Allah SWT. Pelaksanaannya dijadwalkan pada Kamis, 27 Agustus 2026, pukul 06.30 WIB, bertempat di Halaman Pemda Kotim.

Irawati juga mengajak masyarakat untuk hadir bersama dalam pelaksanaan ibadah tersebut. Menurutnya, ikhtiar dan doa masyarakat menjadi bagian dari usaha menghadapi musim kemarau sekaligus membantu penanganan karhutla di Kotim.

Sebelum melaksanakan Salat Istisqa, masyarakat dianjurkan memperbanyak istighfar, bertaubat, dan bersedekah. Selain itu, umat juga disunnahkan berpuasa selama tiga hari sebelum pelaksanaan.

Pelaksanaan Salat Istisqa tersebut diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat Kotim untuk bersama-sama berdoa memohon turunnya hujan sekaligus memperkuat kepedulian dan ikhtiar dalam menghadapi dampak musim kemarau dan karhutla. (DEWI PATMALASARI/j)