PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin menyampaikan hasil pertemuan dengan Presiden Prabowo Subianto saat kunjungan kerja ke Kota Palangka Raya dalam rangka meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.

Fairid mengatakan, dalam pertemuan tersebut Presiden Prabowo secara langsung memantau perkembangan situasi karhutla di daerah, termasuk kondisi terkini yang dihadapi pemerintah daerah dan masyarakat. 

“Kesimpulannya, Presiden ingin memantau situasi daerah, menanyakan kendala yang kita hadapi dan bantuan apa yang memang dibutuhkan daerah,” kata Fairid, Minggu 23 Agustus 2026.

Menurut Fairid, perhatian pemerintah pusat terhadap penanganan karhutla menjadi hal penting mengingat dampak kebakaran lahan tidak hanya berkaitan dengan lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat apabila asap semakin meluas.

“Beliau menanyakan kondisi di lapangan, apa kendalanya dan apa yang diperlukan. Jadi kita menyampaikan kondisi yang sebenarnya sesuai dengan perkembangan di daerah,” ujarnya.

Fairid menegaskan, Pemerintah Kota Palangka Raya terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, TNI, Polri, serta seluruh unsur terkait untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla.

“Yang paling penting adalah bagaimana kita bersama-sama melakukan pencegahan dan penanganan. Kalau ada kendala di lapangan, tentu akan kita komunikasikan sehingga bisa segera mendapatkan solusi,” katanya.

Ia berharap dukungan pemerintah pusat dapat semakin memperkuat langkah daerah dalam menghadapi karhutla, sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi kebakaran lahan dan mencegah dampaknya meluas ke kawasan permukiman masyarakat.

 “Kita berharap sinergi ini terus berjalan agar karhutla bisa segera teratasi dan masyarakat tidak sampai terdampak kabut asap,” pungkas Fairid. (MARINI/y)