BORNEONEWS, Palangka Raya - Kapolda Kalimantan Tengah (Kalteng) Irjen Polisi Iwan Kurniawan mengecek langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sekaligus menguji kendaraan all-terrain vehicle (ATV) di Kelurahan Petuk Katimpun, Kecamatan Jekan Raya, Kota Palangka Raya, Kalteng.
"Pertama untuk menyemangati anggota yang bekerja siang malam selama ini dan juga mencoba kendaraan all-terrain vehicle (ATV),” kata Iwan saat mengecek lokasi karhutla di Petuk Katimpun, Minggu.
Dia mengatakan uji coba ATV dilakukan untuk melihat efektivitas kendaraan tersebut dalam menjangkau lokasi yang sulit dimasuki kendaraan roda empat.
Menurut dia, kawasan Petuk Ketimpun telah terbakar dalam beberapa hari terakhir sehingga penanganannya dilakukan bersama seluruh pemangku kepentingan yang tergabung dalam satuan tugas penanganan karhutla.
"Kendaraan ini cukup efektif untuk masuk di daerah-daerah yang sulit dijangkau dengan kendaraan roda empat," ucapnya.
Iwan menjelaskan Polda Kalteng juga telah memiliki kendaraan roda dua yang dapat membawa peralatan pemadam, seperti alkon, selang, dan nozzle.
Namun, kondisi lahan gambut menjadi pertimbangan dalam penggunaan ATV karena kendaraan tersebut dinilai memiliki tumpuan yang lebih sesuai untuk melewati medan gambut.
Penanganan karhutla tersebut juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo agar kebakaran hutan dan lahan di Kalteng segera dituntaskan.
Iwan menyebut dukungan peralatan dari pemerintah pusat turut memperkuat upaya pemadaman yang dilakukan jajaran di lapangan bersama satuan tugas.
"Progres (perkembangan) sejauh ini sudah cukup bagus dan kerja sama kami dengan satuan tugas yang ada juga sangat baik," ujarnya.
Iwan mengatakan sinergi antara kepolisian, BPBD, TNI, Manggala Agni dan masyarakat peduli api menjadi salah satu faktor penting dalam penanganan karhutla di Kalteng.
Selain pemadaman, upaya pencegahan telah dilakukan sejak sebelum musim kemarau melalui sosialisasi kepada masyarakat, patroli, pemeriksaan kanal serta pengecekan embung untuk mengantisipasi meluasnya kebakaran.
ANTARA









