KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Sebuah speedboat dilaporkan meledak dan terbakar di kawasan Siring Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, Minggu malam, 23 Agustus 2026. Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi di area tempat bersandarnya speedboat dan sempat membuat warga di sekitar lokasi meminta bantuan pemadam kebakaran.

Informasi awal diterima jejaring relawan dari warga yang berada di lokasi. Dalam laporan tersebut, warga menyebut terjadi ledakan yang disusul kobaran api pada sebuah speedboat.

“Ada speed meledak dan terbakar di Siring, butuh pemadam,” demikian laporan warga kepada jejaring relawan.

Dokumentasi yang menyertai laporan memperlihatkan kobaran api terlihat menyala di kawasan tempat speedboat bersandar. Informasi mengenai adanya ledakan tersebut juga disampaikan warga di sekitar lokasi, meski penyebab pasti munculnya api maupun ledakan belum diketahui.

Merespons laporan tersebut, petugas pemadam kebakaran bergerak menuju lokasi untuk melakukan penanganan. Api kemudian berhasil dikendalikan dalam waktu beberapa menit setelah petugas tiba, sehingga kondisi di lokasi dilaporkan berangsur aman.

Meski kobaran api telah berhasil ditangani, informasi mengenai adanya korban dalam insiden tersebut masih menjadi perhatian. Berdasarkan keterangan sementara dari relawan di lokasi, terdapat dugaan tiga orang terdampak dalam kejadian tersebut.

“Korban diduga ada tiga, satu selamat, dua masih dicari. Untuk status api sudah aman,” demikian informasi yang disampaikan relawan dari lokasi kejadian.

Namun, keterangan tersebut masih bersifat sementara dan belum disertai konfirmasi resmi mengenai identitas maupun kondisi orang-orang yang diduga menjadi korban.

Hingga berita ini disusun, penyebab speedboat tersebut meledak dan terbakar belum diketahui. Demikian pula proses pencarian terhadap dua orang yang disebut masih belum ditemukan masih menunggu perkembangan dari petugas di lapangan.

Perkembangan mengenai jumlah korban, kondisi korban yang disebut selamat, serta penyebab ledakan masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak berwenang. (SABRIANOOR/H)