BORNEONEWS, Sampit – Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kotawaringin Timur Abdul Hafid menegaskan partai politik tidak boleh hanya hadir ketika momentum pemilu, tetapi harus terus bekerja dan mendampingi masyarakat sepanjang waktu.
Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan HUT ke-28 PAN yang digelar di Sekretariat DPD PAN Kotim, Jalan Pinus Nomor 18 Sampit, Minggu, 23 Agustus 2026.
Menurut Hafid, pemilihan kepala daerah maupun pemilihan legislatif berlangsung lima tahun sekali, sedangkan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat muncul setiap hari.
“PAN tidak boleh hanya bicara Pilkada dan Pileg yang masih jauh. Pemilu itu momentum lima tahunan, tetapi rakyat membutuhkan kehadiran kita setiap hari. Karena itu PAN harus hadir sepanjang waktu, mendengar aspirasi dan ikut mencarikan solusi,” tegas Hafid.
Ia mengatakan tema “PAN Bergerak Cepat Bantu Rakyat” harus diwujudkan melalui kerja nyata dan tidak berhenti sebagai slogan peringatan hari ulang tahun.
Berbagai persoalan masyarakat Kotim, mulai dari ancaman kebakaran hutan dan lahan di tengah musim kemarau, antrean BBM, persoalan ekonomi, lapangan pekerjaan hingga pelayanan publik, menurutnya harus menjadi perhatian kader PAN.
“Kalau masyarakat menghadapi persoalan, di situlah partai harus hadir. Jangan menunggu mendekati pemilu baru turun ke masyarakat,” ujarnya.
Hafid juga mendorong penguatan struktur organisasi PAN hingga tingkat paling bawah. Menurutnya, kekuatan partai tidak hanya ditentukan kepengurusan di tingkat kabupaten, tetapi juga kemampuan kader membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
“Organisasi harus hidup sampai ke tingkat terbawah. Kalau struktur kuat dan kader dekat dengan masyarakat, PAN akan mengetahui apa yang sebenarnya menjadi kebutuhan rakyat,” katanya.
Selain memperkuat struktur, ia mendorong PUAN PAN dan BM PAN mengambil peran lebih besar dalam mengawal berbagai persoalan perempuan dan pemuda.
Peran tersebut antara lain diarahkan pada pemberdayaan ekonomi, kewirausahaan, pendidikan hingga persoalan lapangan kerja.
Sementara itu, Sekretaris DPD PAN Kotim Dadang Siswanto menekankan pentingnya membangun politik yang berintegritas melalui dialog dan komunikasi langsung dengan masyarakat.
Peringatan HUT ke-28 PAN Kotim juga dirangkai dengan santunan kepada anak yatim sebagai bagian dari kegiatan sosial.
Bagi PAN Kotim, kegiatan tersebut diharapkan memperkuat pesan bahwa politik tidak hanya berkaitan dengan perebutan suara, tetapi juga kepedulian dan keberpihakan terhadap kebutuhan masyarakat.
“Lima tahun sekali rakyat memilih. Tetapi sepanjang lima tahun itulah partai harus bekerja,” pungkas Abdul Hafid. (DEWI PATMALASARI/J)









