BORNEONEWS, Palangka Raya – Polda Kalimantan Tengah menambah 650 personel untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lima kabupaten/kota yang menjadi wilayah prioritas.
Kelima wilayah tersebut yakni Kota Palangka Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur dan Kapuas.
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengatakan, penambahan personel dilakukan melalui Operasi Aman Nusa untuk memperkuat pasukan yang telah diterjunkan dalam penanganan karhutla.
“Untuk Kepolisian, kami menggelar Operasi Aman Nusa dan menambah perkuatan khusus di lima kabupaten/kota, yaitu Palangka Raya, Pulang Pisau, Kotawaringin Barat, Kotawaringin Timur, dan Kapuas, dengan jumlah personel tambahan sebanyak 650 personel,” kata Iwan saat melepas keberangkatan Tim Pemburu Api Isen Mulang di halaman Mapolda Kalteng, Senin, 24 Agustus 2026., Senin, 24 Agustus 2026.
Secara keseluruhan, sekitar 10.700 personel gabungan telah tergabung dalam Satuan Tugas Penanganan Karhutla Kalteng.
Kekuatan tersebut terdiri dari unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA) serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Ribuan personel itu dikerahkan untuk memperkuat pencegahan, patroli hingga operasi pemadaman di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah.
Penambahan personel kepolisian difokuskan pada daerah yang dinilai membutuhkan perhatian lebih dalam penanganan karhutla, termasuk wilayah dengan kerawanan kebakaran dan karakteristik lahan gambut.
Penguatan pasukan diharapkan mempercepat respons apabila muncul kebakaran sehingga api dapat ditangani sebelum meluas.
Sinergi lintas instansi juga terus diperkuat agar operasi di lapangan berjalan terpadu, mulai dari pencegahan, pemantauan hingga pemadaman.
“Dengan kekuatan gabungan yang masif ini, pemerintah berharap penanganan karhutla dapat berjalan lebih cepat, terpadu, dan efektif di seluruh penjuru Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (PATHUR/j)









