PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sebanyak 30 guru bidang Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam atau MIPA SMP Negeri 6 Palangka Raya mengikuti pelatihan digitalisasi konten sains menggunakan aplikasi Tinkercad dan Scratch.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Hibah Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Palangka Raya (UPR) dengan mengusung tema “Penguatan Kompetensi STEAM Guru MIPA melalui Pelatihan Digitalisasi Konten Sains Menggunakan Tinkercad dan Scratch”.

Ketua Tim PkM, Ennike Gusti Rahmi, M.Pd. mengatakan kegiatan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi guru dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam proses pembelajaran sains.

Pelatihan tidak hanya memberikan pemahaman mengenai konsep Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics (STEAM), tetapi juga memberikan pengalaman langsung kepada guru dalam membuat dan mengembangkan konten pembelajaran berbasis teknologi.

“Guru diharapkan tidak hanya memahami konsep STEAM, tetapi juga mampu mengembangkan konten pembelajaran sains yang lebih interaktif dan kreatif,” kata Rahmi dalam rilisnya kepada Borneonews pada Senin, 24 Agustus 2026

Dalam sesi utama, peserta mendapatkan materi dari Nuni Rismayanti Nurkalbi, S.Pd., M.Biomed. Materi difokuskan pada pemanfaatan Tinkercad dan Scratch untuk merancang, memvisualisasikan, serta mengembangkan konten pembelajaran sains.

Peserta juga diberikan ruang untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman mengenai pembelajaran MIPA di sekolah. Kegiatan diawali pre-test dan ditutup dengan post-test serta pengisian angket respons peserta sebagai bagian dari evaluasi pelatihan.

Kepala SMP Negeri 6 Palangka Raya, Slamet Miharto, M.Pd., turut memberikan opening speech dalam kegiatan tersebut. Pelatihan ini diharapkan menjadi langkah konkret dalam mendorong pembelajaran sains yang lebih inovatif, interaktif, kontekstual, serta sesuai dengan tuntutan keterampilan abad ke-21. (TESTI PRISCILLA/j)