TAMIANG LAYANG –

BORNEONEWS, Tamiang Layang – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah Edy Pratowo menekankan pentingnya regenerasi dan kaderisasi untuk memperkuat Partai Golkar di Kabupaten Barito Timur.

Pesan tersebut disampaikan Edy Pratowo saat membuka Musyawarah Daerah (Musda) VI DPD Partai Golkar Kabupaten Barito Timur di GPU Mantawara Tamiang Layang, Senin, 24 Agustus 2026.

Edy mengatakan Musda tidak hanya menjadi forum untuk menentukan kepengurusan baru. Forum tersebut harus menjadi momentum untuk memperbarui semangat organisasi dan menyiapkan kader yang mampu menghadapi dinamika politik serta perubahan di tengah masyarakat.

“Partai Golkar harus mampu melahirkan kader-kader yang berkualitas, berintegritas, memiliki kapasitas, loyalitas, dan kemampuan kepemimpinan yang baik,” katanya.

Menurut Edy, regenerasi menjadi kebutuhan penting bagi keberlanjutan Partai Golkar. Karena itu, partai perlu membuka ruang lebih luas bagi generasi muda, perempuan, kalangan profesional, tokoh masyarakat dan kader potensial untuk mengambil peran dalam organisasi.

“Ke depan, ruang yang lebih luas harus diberikan kepada generasi muda, perempuan, kalangan profesional, tokoh masyarakat, serta kader-kader potensial lainnya untuk ikut membesarkan Partai Golkar,” ujarnya.

Edy juga mendorong Partai Golkar Barito Timur melakukan transformasi organisasi agar mampu mengikuti perkembangan zaman. Menurutnya, perubahan sosial dan perkembangan teknologi membuat partai politik harus semakin terbuka, adaptif dan profesional.

Ia menilai masyarakat saat ini semakin kritis sementara generasi muda semakin aktif menggunakan ruang digital. Kondisi tersebut menuntut Partai Golkar mengubah pola kerja organisasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Karena itu, Partai GOLKAR harus terus bertransformasi menjadi partai modern yang terbuka, adaptif, profesional, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tegasnya.

Edy Pratowo juga mengingatkan kader agar tidak menganggap Musda sebagai agenda seremonial semata. Ia meminta seluruh peserta menggunakan forum tersebut untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus menyusun langkah Partai Golkar Barito Timur ke depan.

“Musda bukan hanya agenda seremonial, tetapi momentum penting untuk memperkuat soliditas, memperbaharui semangat perjuangan, serta memastikan bahwa Partai Golkar tetap menjadi kekuatan politik yang relevan, dicintai rakyat, dan mampu menjawab tantangan zaman,” katanya.

Selain membangun kader, Edy meminta kader Golkar memperkuat kehadiran partai di tengah masyarakat. Ia menegaskan kader tidak boleh hanya muncul ketika memasuki momentum politik atau pemilu.

Menurutnya, kader harus mampu memahami persoalan masyarakat, memperjuangkan aspirasi warga dan ikut menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah.

“Partai Golkar tidak boleh hanya hadir menjelang pemilu. Kader Partai Golkar harus hadir dalam kehidupan masyarakat sehari-hari, membantu menyelesaikan persoalan rakyat, memperjuangkan aspirasi masyarakat, dan menjadi bagian dari solusi pembangunan daerah,” ujar Edy.

Ia menyebut Barito Timur memiliki berbagai potensi ekonomi dan sumber daya yang dapat dikembangkan. Namun, daerah tersebut juga menghadapi tantangan dalam bidang kesejahteraan, infrastruktur, lapangan kerja, pendidikan, kesehatan dan pembangunan desa.

Karena itu, Edy berharap kader Golkar mampu mengambil peran nyata dalam menjawab berbagai persoalan tersebut melalui kerja politik yang dekat dengan masyarakat.

Edy turut mendorong penguatan tata kelola Partai Golkar melalui pemanfaatan teknologi informasi. Ia menilai modernisasi organisasi diperlukan untuk memperbaiki administrasi, pengelolaan data kader, komunikasi dan efektivitas kerja politik.

“Membangun sistem informasi organisasi yang profesional, administrasi yang tertib, data kader yang akurat, komunikasi yang cepat, dan pola kerja politik yang efektif serta terukur,” demikian salah satu penekanan Edy dalam sambutannya.

Ia berharap Musda VI menghasilkan kepengurusan yang mampu menerjemahkan semangat regenerasi dan kaderisasi ke dalam program kerja nyata.

Dengan kepemimpinan baru yang kuat, kader yang berkualitas dan organisasi yang semakin adaptif, Edy berharap Partai Golkar Barito Timur mampu mempertahankan eksistensi sekaligus meningkatkan kontribusinya bagi pembangunan daerah. (AGUSTINUS BOLE MALO/y)