KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Dinas Sosial Kabupaten Kapuas dan Tim Sentra Budi Luhur Banjarbaru menggelar koordinasi lapangan guna menyiapkan aksi Bakti Sosial yang dijadwalkan berlangsung pada 15 hingga 17 September 2026 di Kuala Kapuas.

Agenda Baksos dirancang mencakup penanganan medis dan pelayanan rehabilitasi sosial. Rangkaian kegiatan meliputi operasi katarak, sunatan massal, pelepasan pasung Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ), pemeriksaan kesehatan gratis, serta penyediaan layanan dukungan psikososial dan fisioterapi.

Selain tindakan medis, program ini menyasar penyaluran bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (ATENSI) bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS), khususnya anak dan penyandang disabilitas.

Kegiatan gotong royong membersihkan lingkungan Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) juga dimasukkan dalam skema penanganan.

Dalam tahap teknis awal, tim gabungan meninjau LKSA Bifahmiddin Kuala Kapuas sebagai lokasi aksi kebersihan.

Pemantauan dilanjutkan dengan visitasi ke Rumah Singgah Maluen guna mendata eks-ODGJ dan warga terlantar yang berada dalam penanganan Dinsos Kapuas.

Di samping persiapan Baksos, Sentra Budi Luhur Banjarbaru menyalurkan bantuan ATENSI bagi PPKS di Rumah Singgah Dinsos Kapuas pada Kamis lalu.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Sentra Budi Luhur Banjarbaru, Radna Dewi Sartika, kepada Kepala Dinsos Kabupaten Kapuas, Karolinae.

Terkait penyaluran tersebut, Karolinae menyatakan bahwa bantuan teknis ini dialokasikan untuk memperkuat operasional penanganan warga rentan di wilayahnya.

"Bantuan ini sangat berarti dalam mendukung pelayanan dan penanganan PPKS yang ada di Kabupaten Kapuas," kata Karolinae, Senin, 24 Agustus 2026. (SABRIANOOR/R)