BORNEONEWS, Tamiang Layang - Nursulistio membawa agenda penguatan mesin organisasi hingga tingkat desa setelah dipercaya memimpin DPD Partai Golkar Kabupaten Barito Timur periode 2025-2030.
Ia menempatkan konsolidasi berjenjang sebagai langkah awal untuk memperkuat struktur dan peran politik Golkar di daerah.
Nursulistio terpilih sebagai Ketua DPD Partai Golkar Barito Timur dalam Musyawarah Daerah (Musda) VI yang berlangsung di GPU Mantawara Tamiang Layang, Senin, 24 Agustus 2026.
Ia menerima mandat tersebut setelah proses pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Barito Timur berjalan lancar.
Ketua DPRD Barito Timur itu menegaskan bahwa kepemimpinan baru tidak berhenti pada pergantian struktur.
Ia ingin seluruh kader bergerak bersama membangun organisasi yang lebih solid sekaligus mempersiapkan Golkar menghadapi agenda politik mendatang.
"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan dan doa yang diberikan kepada saya. Ini adalah amanah bagi saya untuk membawa Golkar menjadi lebih solid," kata Nursulistio seusai Musda VI.
Menurutnya, konsolidasi harus menjadi fondasi untuk membangun kekuatan partai. Karena itu, setelah menyelesaikan struktur kepengurusan tingkat kabupaten, ia akan menggerakkan organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa.
"Dalam waktu dekat kami akan melengkapi posisi kepengurusan DPD Partai Golkar Barito Timur. Setelah itu kami akan melaksanakan konsolidasi di tingkat kecamatan hingga tingkat desa," ujarnya.
Nursulistio mengatakan penguatan organisasi juga harus berjalan beriringan dengan kaderisasi. Ia ingin Golkar menyiapkan kader yang memiliki kapasitas untuk menjalankan fungsi politik sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
"Oleh sebab itu menjadi tanggung jawab kami untuk menguatkan konsolidasi, mempersiapkan kader yang baik dan memiliki peran dan kemenangan di setiap pemilu agar mampu memberikan pengabdian yang nyata kepada masyarakat melalui fungsi yang akan didapatkan," tuturnya.
Ia menilai tantangan kepemimpinan Golkar Barito Timur ke depan semakin berat. Kondisi tersebut menuntut seluruh kader memperkuat kerja organisasi dan menjaga kepercayaan masyarakat agar Golkar tetap memiliki peran maksimal di daerah.
Nursulistio juga mengapresiasi para pengurus dan kader yang telah membangun Partai Golkar Barito Timur pada periode sebelumnya.
Ia menilai capaian organisasi saat ini tidak terlepas dari kontribusi para pendahulu yang telah menjaga eksistensi partai.
"Saya juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada para pahlawan, para pejuang, para kader, para pengurus Partai Golkar periode sebelumnya, periode terdahulu, yang telah mengantarkan Partai Golkar sampai hari ini," katanya.
Sementara itu, Purdiono yang sebelumnya menjabat sebagai Plt Ketua DPD Partai Golkar Barito Timur sekaligus turut mempersiapkan Musda VI berharap kepengurusan baru mampu mempertahankan bahkan menambah jumlah kursi Golkar di DPRD Barito Timur.
Ia juga berharap Golkar semakin dekat dengan masyarakat dan mampu mengambil peran dalam pembangunan daerah.
Menurutnya, kader Golkar di legislatif maupun eksekutif harus mampu menyampaikan program pemerintah yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.
"Harapan kami Partai Golkar ini dapat memiliki banyak peran di masyarakat, mampu menjaga kepercayaan masyarakat, mampu menyampaikan program pemerintah yang pro rakyat bagi kawan-kawan yang di legislatif dan eksekutif sesuai dengan instruksi dari Ketua Umum Partai Golkar," kata Purdiono.
Purdiono menegaskan kepengurusan baru memiliki pekerjaan untuk menjaga eksistensi Golkar sekaligus memperluas kontribusinya bagi masyarakat.
Ia berharap partai tersebut tetap mendapat kepercayaan publik dan mampu memainkan peran strategis dalam pembangunan daerah.
"Kami berharap Partai Golkar tetap diterima oleh masyarakat, kemudian mengambil peran penting dalam pembangunan di Kalimantan Tengah dan Barito Timur khususnya," pungkasnya. (AGUSTINUS BOLE MALO/R)









