PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh menyoroti kebutuhan peremajaan sumur bor dan mesin milik warga Kelurahan Langkai, Kota Palangka Raya, yang telah digunakan selama sekitar lima hingga enam tahun.

Aspirasi tersebut disampaikan Ketua RW 17 Langkai, Bambang, saat reses perseorangan Faridawaty di Cafe 99, Jalan Adonis Samad, Senin malam, 24 Agustus 2026.

Bambang menyampaikan, terdapat dua titik sumur bor beserta mesin yang kondisinya dinilai sudah cukup lama sehingga warga berharap fasilitas tersebut dapat diperbarui agar tetap berfungsi optimal.

Faridawaty mengatakan ketersediaan sumber air merupakan kebutuhan penting, terutama di kawasan padat permukiman.

“Sumur bor dan mesinnya sudah lima sampai enam tahun, tentu perlu kita lihat kondisinya. Kalau memang sudah tidak optimal, ini harus menjadi perhatian dan kita perjuangkan agar bisa diperbarui,” kata Faridawaty.

Menurutnya, keberadaan sumur bor tidak hanya dibutuhkan untuk memenuhi kebutuhan air masyarakat, tetapi juga memiliki fungsi strategis dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran dan Karhutla.

Ketersediaan sumber air di lingkungan permukiman dapat membantu masyarakat maupun petugas ketika terjadi kondisi darurat, terutama pada musim kemarau.

Faridawaty memastikan aspirasi tersebut akan dicatat dan diperjuangkan melalui jalur yang sesuai dengan kewenangan DPRD serta kemampuan anggaran pemerintah.

“Kami berharap kebutuhan dasar masyarakat, termasuk ketersediaan sumber air, dapat memperoleh tindak lanjut dari pemerintah,” harapnya. (MARINI/j)