BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota Masyarakat Peduli Api (MPA) Kelurahan Langkai, Kota Palangka Raya, disebut masih menggunakan uang pribadi untuk memenuhi kebutuhan operasional saat membantu pemadaman kebakaran.
Kondisi tersebut disampaikan Ketua RT 5/RW 15 Jalan Perintis, Suprianto, dalam reses perseorangan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh, Senin malam, 24 Agustus 2026.
Menurut Suprianto, anggota MPA selama ini aktif turun ke lapangan membantu menangani kebakaran. Namun, dukungan operasional yang tersedia dinilai belum memadai sehingga sebagian kebutuhan masih ditanggung secara mandiri.
“Anggota MPA Kelurahan Langkai setiap hari melakukan pemadaman api, tetapi selama ini masih menggunakan anggaran pribadi. Kami berharap ada perhatian dan dukungan untuk operasional mereka,” kata Suprianto.
Ia berharap pemerintah dapat memberikan dukungan yang lebih memadai, baik berupa sarana dan prasarana maupun biaya operasional, agar anggota MPA tidak lagi harus mengeluarkan dana pribadi ketika menjalankan kegiatan pemadaman.
Menanggapi aspirasi tersebut, Faridawaty mengatakan keberadaan MPA memiliki peran penting dalam membantu masyarakat ketika terjadi kebakaran.
“Kita tentu memberikan perhatian terhadap kondisi MPA ini. Mereka membantu masyarakat dan ikut berada di lapangan ketika terjadi kebakaran. Jangan sampai kebutuhan untuk menjalankan tugas justru harus ditanggung dari kantong pribadi,” ujar Faridawaty.
Ia mengatakan aspirasi tersebut akan dicatat sebagai hasil reses dan diperjuangkan sesuai kewenangan yang dimiliki.
Faridawaty berharap dukungan terhadap MPA dapat diperkuat, baik melalui penyediaan peralatan maupun kebutuhan operasional, sehingga upaya pencegahan dan penanganan kebakaran di lingkungan masyarakat dapat berjalan lebih optimal. (MARINI/j)









