PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Indeks Perkembangan Harga (IPH) Kalimantan Tengah masih terkendali dengan ketersediaan bahan pangan pokok yang memadai. Stok kebutuhan pokok, termasuk beras, juga masih mencukupi.

Staf Ahli Gubernur Kalimantan Tengah Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Yuas Elko menyampaikan kondisi tersebut saat memberikan keterangan terkait perkembangan IPH Kalteng.

“IPH Kalteng menurun sehingga kondisi inflasi masih terkendali. Stok kebutuhan pokok, termasuk beras, masih mencukupi,” jelas Yuas, seperti dikutip Borneonews pada Selasa, 25 Agustus 2026.

Meski demikian, kemarau menjadi tantangan dalam distribusi barang ke sejumlah daerah, terutama wilayah pedalaman. Debit sungai yang menurun menyulitkan transportasi dan penyeberangan sehingga distribusi kebutuhan masyarakat di beberapa wilayah turut terdampak.

Yuas menyampaikan kondisi tersebut terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Katingan. Penurunan debit sungai menyebabkan aktivitas penyeberangan terganggu dan berdampak pada mobilitas masyarakat serta distribusi kebutuhan.

“Penurunan debit sungai akibat kemarau menyebabkan aktivitas penyeberangan di Kabupaten Katingan terganggu. Masyarakat yang bergantung pada jasa penyeberangan mengalami kesulitan beraktivitas karena sebagian layanan tidak dapat beroperasi,” ungkap Yuas. (HERMAWAN DP/y)