JAKARTA –

BORNEONEWS, Jakarta - Grand Final BRI Indonesian Pingpong League (IPL) Season 2 di Trans Studio Mall Cibubur, Jawa Barat, 26-30 Agustus menjadi panggung uji kesiapan atlet tenis meja Indonesia menghadapi Asian Games Aichi-Nagoya 2026 pada 19 September hingga 4 Oktober.

10 atlet yang dipersiapkan masuk kontingen Asian Games, terdiri atas lima putra dan lima putri, serta dua atlet cadangan ambil bagian dalam Grand Final itu.

"Lawan-lawan yang dihadapi bukan sembarangan, jadi persiapan harus maksimal," kata atlet ONIC Sport Jakarta Muhammad Naufal Junindra Irawan dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Ketua Pelaksana IPL 2026 Yon Mardiono mengatakan kompetisi mengedepankan objektivitas berbasis data agar setiap atlet memiliki kesempatan sama dalam menunjukkan performa terbaik.

Pada sektor putra, gelar Grand Final diperebutkan ONIC Sport Jakarta, PTM Arwana Jaya, PTM Sukun Kudus, dan Zakhwan Sport. Sementara sektor putri diikuti ONIC Sport Jakarta, PTM Arwana Jaya, PTM Sukun Kudus, dan Jasa Raharja Putera.

Musim kedua IPL diikuti 47 tim, meningkat dari 27 tim pada musim pertama, serta menjangkau tujuh zona, meliputi Sumatera, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sulawesi.

ANTARA