PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah terus memberikan perhatian terhadap masyarakat yang terdampak bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), khususnya warga yang mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap.

Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Setda Kalteng, Anang Dirjo, mengatakan keberadaan rumah oksigen di kawasan Petuk Katimpun, Kota Palangka Raya, menjadi salah satu bentuk pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat di tengah kondisi Karhutla.

“Kegiatan hari ini merupakan suatu hal yang baik dalam rangka menghadapi bencana Karhutla. Kita melihat banyak masyarakat yang terdampak asap dan mengalami ISPA,” kata Anang Dirjo, Selasa 25 Agustus 2026.

Selain menyediakan rumah oksigen, kegiatan tersebut juga diisi dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Layanan ini diharapkan dapat membantu warga mengetahui kondisi kesehatan mereka, terutama yang mengalami keluhan akibat paparan asap.

Pemerintah juga membagikan masker kepada masyarakat sebagai upaya perlindungan dari paparan asap Karhutla.

Masker tersebut diharapkan dapat digunakan warga ketika harus beraktivitas di luar rumah dalam kondisi kualitas udara yang kurang baik.

Selain layanan kesehatan dan pembagian masker, bantuan sembako juga diberikan kepada masyarakat yang membutuhkan. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban warga yang terdampak kondisi bencana Karhutla.

Anang menilai langkah tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang berada di wilayah terdampak.

Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga harus memperhatikan dampak kesehatan dan kebutuhan masyarakat.

“Kita berharap kegiatan seperti ini bisa memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan dan perlindungan di tengah kondisi Karhutla,” pungkasnya. (MARINI/R)