SAMPIT –

BORNEONEWS, Sampit – Proses pemadaman kebakaran rumah di Jalan Batu Mutiara, Kelurahan Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Selasa malam, 25 Agustus 2026, sempat terkendala minimnya pasokan air akibat musim kemarau yang melanda daerah tersebut.

"Saat mendapat informasi adanya kebakaran rumah, kami langsung menuju lokasi dengan mengerahkan lima unit mobil damkar. Dalam proses pemadaman kami dibantu para relawan," kata Komandan Peleton I Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kotim Ahmad Ilham Wahyudi.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 21.00 WIB itu menghanguskan sebuah rumah yang sebagian besar berbahan kayu. Lokasinya yang berada di kawasan permukiman padat sempat membuat warga panik karena api dengan cepat membesar.

Saat peristiwa terjadi, penghuni rumah diketahui tidak berada di tempat sehingga tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut.

Lanjutnya, proses penanganan tidak berjalan sepenuhnya lancar. Petugas mengalami kesulitan memperoleh sumber air karena sejumlah anak sungai yang biasa dimanfaatkan sudah mengering akibat kemarau.

Kondisi tersebut membuat mobil pemadam harus bolak-balik mengambil air ke Markas Komando (Mako) Disdamkarmat Kotim.

"Mengingat kita musim kemarau, kita memang agak kesulitan untuk pengambilan air karena beberapa anak sungai sudah kering. Jadi untuk pengambilan air tadi kita harus bolak-balik ke Mako Damkarmat," ujarnya.

Bahkan, pemadaman sempat dihentikan sementara untuk menunggu tambahan pasokan air. Namun, penghentian itu dilakukan setelah kobaran api berhasil dilokalisasi sehingga tidak meluas ke bangunan lain.

Ilham menjelaskan, kendala pasokan air tidak sampai menghambat penanganan secara keseluruhan karena petugas juga didukung mobil suplai berkapasitas 12.000 liter.

"Untuk penanganan sebenarnya tidak terlalu berefek panjang, karena kita ada mobil suplai 12.000 liter. Cuma untuk kecepatan pengambilan air itu agak terhambat, karena memang lokasi sumber air cukup jauh," jelasnya.

Selain menghanguskan satu unit rumah, api juga sempat mengenai bangunan di sebelahnya. Namun, kerusakan yang ditimbulkan tidak terlalu parah karena api berhasil dikendalikan sebelum meluas. (DEWI PATMALASARI/j)