PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya – Warga Jalan Veteran RT 07/RW 10, Kelurahan Panarung, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, menyampaikan sejumlah kebutuhan pembangunan, mulai dari penyelesaian pengaspalan jalan, perbaikan drainase hingga peningkatan fasilitas Posyandu.

Aspirasi tersebut disampaikan saat reses perseorangan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah Faridawaty Darland Atjeh, Selasa malam, 25 Agustus 2026.

Ketua RT 07/RW 10 Nanang mengatakan, wilayah tersebut saat ini dihuni sekitar 200 kepala keluarga, termasuk sejumlah warga yang belum melaporkan administrasi kependudukan.

Salah satu kebutuhan yang disampaikan adalah penyelesaian pengaspalan Jalan Perjuangan Induk. Menurutnya, sekitar setengah bagian jalan tersebut masih belum beraspal.

Selain jalan, warga juga menyoroti kondisi drainase yang kerap meluap ketika musim hujan hingga menyebabkan genangan di belakang kawasan permukiman.

“Drainase yang sebelumnya cukup besar kini mengalami penyempitan dan pendangkalan sehingga alirannya belum tembus ke sungai besar. Bahkan terdapat masjid yang membutuhkan peninggian untuk mengantisipasi genangan,” kata Nanang.

Persoalan banjir juga disampaikan Ali Margona, warga Jalan Veteran sekaligus imam masjid setempat. Ia mengatakan Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA) di musala masih kerap terdampak genangan.

Sementara itu, Joko Pramono, warga Jalan Veteran VII A, meminta perhatian terhadap fasilitas sosial yang belum aktif serta lahan sosial yang digunakan sebagai lapangan olahraga.

Menurutnya, kawasan lapangan telah lama membutuhkan penimbunan agar dapat dimanfaatkan secara lebih optimal oleh masyarakat.

“Untuk penimbunan lapangan diperkirakan membutuhkan anggaran sekitar Rp100 juta hingga Rp150 juta,” ujarnya.

Kebutuhan lain datang dari kader Posyandu yang mengusulkan pelebaran teras sekaligus pembangunan kanopi sekitar enam meter untuk tempat antre warga. Posyandu juga membutuhkan kipas angin dan tambahan kursi tunggu.

Kelompok ibu-ibu yang menjalankan usaha bercocok tanam dan menjual hasil pertanian turut menyampaikan kendala tingginya biaya produksi, terutama untuk memperoleh tanah subur, plastik dan bibit tanaman.

Faridawaty mengatakan seluruh masukan warga akan menjadi catatan untuk diperjuangkan sesuai kewenangan dan skala prioritas.

“Aspirasi masyarakat yang disampaikan malam ini akan kami catat dan perjuangkan sesuai kewenangan. Kami juga akan melihat mana yang menjadi prioritas dan membutuhkan tindak lanjut,” kata Faridawaty.

Ia juga menyampaikan sejumlah dukungan yang sebelumnya telah direalisasikan, di antaranya bantuan sebesar Rp5 juta untuk RT serta bantuan uang tunai dan rompi untuk mendukung kegiatan senam dan jalan sehat warga RT 07/RW 10. (MARINI/J)