BORNEONEWS, Pangkalan Bun – Sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sebanyak 5.000 masker dibagikan gratis kepada warga Kota Pangkalan Bun, Kabupaten Kotawaringin Barat, Rabu, 26 Agustus 2026.
Pembagian masker dilakukan tim relawan Mukhtarudin sejak pagi sekitar pukul 05.30 WIB, saat kabut asap mulai menebal dan masyarakat mulai beraktivitas, termasuk para pelajar yang berangkat ke sekolah.
Aksi sosial tersebut menyasar dua titik, yakni perempatan Jalan Sutan Syahrir dan Jalan Hasanuddin atau kawasan Sampuraga, serta perempatan Jalan A. Yani dan Jalan Matnor.
Para pengendara tampak antusias menerima masker yang dibagikan relawan. Sebagian langsung mengenakannya, sementara lainnya memilih menyimpan masker karena telah menggunakan masker sebelumnya.
Relawan juga sesekali membantu memakaikan masker secara langsung kepada pengendara yang melintas.
Ketua DPP Partai Golkar Bidang Pemenangan Pemilu Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah yang juga Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, Mukhtarudin, mengatakan pembagian masker tersebut merupakan respons terhadap kondisi masyarakat yang terdampak kabut asap.
“Kami hadir hari ini untuk memberikan bantuan masker gratis kepada masyarakat yang terdampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah,” kata Mukhtarudin dalam rilisnya.
Menurutnya, pembagian masker merupakan bentuk kepedulian Partai Golkar terhadap masyarakat, terutama mereka yang tetap harus beraktivitas di luar rumah ketika kondisi kualitas udara sedang tidak baik.
Mukhtarudin menyebut kegiatan tersebut dilaksanakan atas arahan Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia. Bantuan masker diharapkan dapat menjadi perlindungan tambahan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti anak-anak dan lanjut usia.
“Kami berharap bantuan sederhana ini dapat memberikan perlindungan tambahan bagi masyarakat, terutama anak-anak, lansia, serta kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak kabut asap,” ujarnya.
Selain membagikan masker, Mukhtarudin juga mengajak masyarakat turut mengambil bagian dalam upaya pencegahan karhutla. Menurutnya, persoalan kebakaran hutan dan lahan tidak cukup hanya ditangani pemerintah, tetapi membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Penanganan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat,” tegasnya.
Kondisi karhutla yang terjadi di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah, termasuk Kotawaringin Timur, dalam beberapa hari terakhir turut berdampak terhadap aktivitas masyarakat. Asap dari kebakaran lahan membuat jarak pandang dan kualitas udara menjadi perhatian, terutama bagi warga yang banyak beraktivitas di luar ruangan.
Mukhtarudin menegaskan, Partai Golkar akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui aksi nyata, termasuk ketika warga menghadapi persoalan lingkungan dan bencana.
“Partai Golkar akan terus berupaya hadir di tengah masyarakat, bukan hanya melalui kebijakan dan perjuangan politik, tetapi juga melalui aksi nyata ketika masyarakat membutuhkan,” pungkasnya. (DANANG/J)









