BORNEONEWS, Sampit - Peristiwa kebakaran rumah melanda Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), dalam waktu kurang dari 24 Jam dua buah rumah ludes dilalap sijago merah.
Peristiwa pertama terjadi di Jalan Batu Mutiara, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim, satu rumah warga terbakar sekitar pukul 21.00 WIB.
Yang kedua, rumah sekaligus tempat pangkalan gas elpiji di Jalan Muhammat Hatta, Perumahan Sinar Pajar, Kecamatan MB Ketapang, Kabupaten Kotim, hangus terbakar sekitar pukul 10.00 WIB.
Dua kebakaran rumah ini menjadi perhatian serius masyarakat, lantaran terjadi pada saat kondisi kemarau dan juga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang belum selesai.
Dita Sulistiani seorang warga sampit mengaku khawatir dengan kondisi kemarau saat ini, lantaran ia tinggal di perumahan dekat dengan beberapa titik lokasi kebakaran lahan.
"Saya khawatir apabila api dari kebakaran lahan itu merembet ke perumahan, sehingga terjadi kebakaran rumah, saya berharap kondisi seperti ini cepat berakhir," ungkap Dita.
Hingga berita ini diterbitkan, belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran dua rumah warga yang terjadi dalam waktu berdekatan tersebut. Namun, pihak kepolisian masih melakukan bukti-bukti dari para saksi-saksi.
Dalam kejadian ini diperkirakan pemilik banguanan mengalami kerugian materil yang diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, dan beruntung tidak ada korban jiwa dalam dua kebakaran tersebut. (BUDDI RAHMAT H/y)









