PALANGKA RAYA –

BORNEONEWS, Palangka Raya - Sekolah Rakyat Palangka Raya menyambut positif pelaksanaan Puncak Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026 yang digelar Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Kalimantan Tengah bersama Lembaga Jasa Keuangan (LJK).

Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan” tersebut dinilai memberikan pengetahuan sekaligus pengalaman yang relevan bagi peserta didik dalam memahami pentingnya pengelolaan keuangan.

Kepala Sekolah Rakyat Palangka Raya, Ranny Triayu Sintha, menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Sekolah Rakyat Palangka Raya sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan edukasi keuangan tersebut.

Menurut Ranny, edukasi mengenai keuangan sangat penting diberikan kepada peserta didik sejak usia sekolah. Selain mengenalkan konsep pengelolaan keuangan, kegiatan tersebut juga dapat mendorong tumbuhnya kebiasaan menabung dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami menyambut baik pelaksanaan Hari Indonesia Menabung di Sekolah Rakyat Palangka Raya. Edukasi seperti ini penting untuk membekali peserta didik dengan pemahaman yang sederhana dan mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga kebiasaan mengelola dan menabung dapat tumbuh sejak usia sekolah,” terang Ranny dalam rilis OJK Kalteng pada Rabu, 26 Agustus 2026.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan materi yang disesuaikan dengan usia dan kebutuhan peserta didik.

Ranny menilai pengenalan literasi keuangan sejak dini dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk lebih bijak dalam menggunakan uang.

Dengan demikian, kebiasaan menabung tidak hanya dipahami sebagai kegiatan menyimpan uang, tetapi juga bagian dari pembentukan sikap disiplin dan perencanaan masa depan.

“Melalui kegiatan seperti ini, peserta didik tidak hanya mendapatkan pengetahuan, tetapi juga pengalaman yang dapat mereka praktikkan dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pelaksanaan Hari Indonesia Menabung 2026 di Sekolah Rakyat Palangka Raya pun diharapkan dapat memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, OJK, dan industri jasa keuangan dalam meningkatkan literasi serta inklusi keuangan generasi muda di Kalimantan Tengah.(TESTI PRISCILLA)