KUALA KAPUAS –

BORNEONEWS, Kuala Kapuas - Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kapuas mendirikan Madrasah Tsanawiyah (MTs) Al Birry sebagai madrasah pertama milik organisasi tersebut di Kabupaten Kapuas. Sekolah ini memadukan kurikulum ilmu pengetahuan umum, pendidikan karakter, nilai-nilai ke-Islaman, dan ke-Muhammadiyahan.

Kesiapan sarana dan prasarana madrasah pertama ini ditinjau oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kapuas, Suwarno Muriyat bersama Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kapuas, M. Achmad Farichin, Rabu kemarin. Kunjungan lapangan dilakukan untuk melihat langsung persiapan fasilitas pembelajaran di wilayah Kecamatan Selat.

Terkait arah pendidikan madrasah, Ketua PDM Kapuas, Suwarno Muriyat menyatakan bahwa pendirian sekolah ini disesuaikan dengan program daerah. 

“MTs Al Birry merupakan bagian dari ikhtiar Muhammadiyah dalam mendukung visi dan misi Pemerintah Kabupaten Kapuas khususnya program Pendidikan Hebat Kapuas Bersinar (PHKB) untuk menghadirkan pendidikan yang berkualitas,” ujar Suwarno, Kamis, 27 Agustus 2026.

Dari aspek kelembagaan, Kepala Kantor Kemenag Kapuas, M. Achmad Farichin,  mengonfirmasi keberadaan sekolah tersebut. “Sinergi antara pemerintah, organisasi keagamaan dan masyarakat sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan layanan terbaik bagi peserta didik,” kata Farichin.

Mengenai kelengkapan legalitas, Kepala MTs Al Birry, A. Fahmi, menguraikan bahwa tahun ajaran 2026/2027 menjadi tahun pertama pelaksanaan kegiatan belajar mengajar. Tim pengusul telah menyerahkan dokumen permohonan izin operasional ke Kantor Kemenag Kapuas dan pihak sekolah menyatakan siap untuk menerima visitasi penilaian.

Kegiatan peninjauan diakhiri dengan penyerahan bantuan alat tulis, buku, tas, mushaf Al-Qur'an, dan seragam Tapak Suci secara simbolis kepada para siswa. Dalam kesempatan itu, para siswa juga menampilkan peragaan gerakan dasar seni bela diri Tapak Suci, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, serta pembacaan puisi. (SABRIANOOR/J)