BORNEONEWS, Palangka Raya – Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bapperida) Kota Palangka Raya memperkuat implementasi Strategi Sanitasi Kota (SSK) melalui Rapat Koordinasi Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Perkotaan.
Rakor tersebut dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Samsul Rizal, didampingi Kepala Bapperida Palangka Raya Fauzi Rahman.
Fauzi mengatakan, Program Percepatan Pembangunan Sanitasi Perkotaan (PPSP) melalui Dokumen Strategi Sanitasi Kota menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat memperoleh akses sanitasi yang aman, layak dan berkelanjutan.
“Sanitasi aman adalah investasi masa depan. Yuk, ambil peran bersama dengan menjaga kebersihan lingkungan mulai dari rumah sendiri,” kata Fauzi, Kamis, 27 Agustus 2026.
Rakor tersebut menjadi wadah untuk menyatukan langkah dan komitmen antarperangkat daerah serta pemangku kepentingan dalam menyusun, melaksanakan hingga mengevaluasi rencana aksi sanitasi kota.
Penguatan program sanitasi diharapkan berdampak terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, pencegahan pencemaran lingkungan serta mendukung terwujudnya Palangka Raya sebagai kota yang bersih, sehat dan layak huni.
Fauzi berharap Strategi Sanitasi Kota tidak hanya berhenti sebagai dokumen perencanaan, tetapi benar-benar diterapkan melalui program yang dirasakan masyarakat.
Menurutnya, keterlibatan masyarakat juga menjadi faktor penting dalam keberhasilan program, terutama dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengelola air limbah.
“Kesadaran warga untuk menjaga kebersihan lingkungan dan pengelolaan air limbah menjadi kunci keberhasilan program ini,” pungkasnya. (PATHUR/j)









