BORNEONEWS, Palangka Raya — Wakil Ketua II DPRD Kota Palangka Raya, Neni Adriati Lambung, meminta masyarakat untuk memanfaatkan layanan ruang pelayanan oksigen yang telah disiapkan pemerintah di 11 puskesmas se-Kota Palangka Raya.
Langkah ini diharapkan dapat membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Neni Adriati Lambung menyampaikan bahwa ketersediaan ruang oksigen di 11 puskesmas tersebut merupakan upaya nyata pemerintah dalam menjaga kesehatan masyarakat di tengah kondisi kualitas udara yang memburuk.
Masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti lansia, balita, ibu hamil, serta penderita asma dan penyakit pernapasan lainnya, diimbau untuk tidak ragu datang ke puskesmas terdekat jika merasa sesak napas atau mengalami gangguan kesehatan lainnya.
"Kami harap warga dapat memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia ini dengan sebaik-baiknya. Jangan menunggu kondisi memburuk baru berobat. Segera periksa dan dapatkan penanganan medis yang tepat," ujar Neni Adriati Lambung, Kamis, 27 Agustus 2026.
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk tetap disiplin menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan, memperbanyak minum air putih, dan membatasi kegiatan di luar rumah guna mengurangi paparan asap.
"Dengan kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan dampak kesehatan akibat karhutla dapat diminimalisir," pungkasnya. (PATHUR/j)









