BORNEONEWS, Palangka Raya – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah, Faridawaty Darland Atjeh, kembali menyerap aspirasi masyarakat melalui reses perseorangan di Menteng XII RT 06/RW 08, Kota Palangka Raya.
Beragam persoalan disampaikan warga dalam pertemuan tersebut, terutama terkait peningkatan jalan lingkungan, pembangunan drainase, penerangan jalan umum (PJU), pengelolaan sampah, hingga kesiapsiagaan menghadapi banjir dan kebakaran.
Ketua RT 06/RW 08, Dedy Indarto, mengatakan Jalan Blok H hingga Kampung Rahayu sudah sekitar empat tahun belum mendapatkan pengaspalan. Warga juga secara swadaya menyewa excavator setiap tiga tahun untuk membersihkan parit sebagai upaya mengantisipasi banjir.
“Menteng XII ini rawan banjir. Karena itu kami berharap ada pembangunan drainase, khususnya dari Jalan Embang 1 sampai Embang 7 yang sampai sekarang belum memiliki drainase,” ujar Dedy, Kamis 27 Agustus 2026.
Persoalan drainase juga berkaitan dengan pembangunan perumahan. Dedy mengungkapkan warga kerap berbenturan dengan pengembang karena terdapat drainase yang dinilai tidak sesuai kebutuhan lingkungan.
Selain itu, warga meminta PJU di Jalan Utama Menteng XII hingga sekitar pos kamling karena selama ini sebagian penerangan dilakukan secara swadaya dengan biaya sekitar Rp3 juta hingga Rp3,5 juta per titik.
Warga lainnya, Daru, menyoroti persoalan pengangkutan sampah menuju Griya Sanur yang dinilai belum efektif sehingga terjadi penumpukan dan menimbulkan bau. Ia juga mengusulkan adanya petugas jaga malam karena akses jalan setapak dapat menjadi jalur keluar masuk menuju kawasan G Obos VI dan Menteng XII.
Aspirasi lain datang dari warga terkait pelayanan kesehatan, pemberdayaan perempuan, UMKM, administrasi kependudukan, hingga akses pemadam kebakaran. Warga berharap ada pelatihan menganyam, membuat bakul adat, gelang dan menjahit, serta dukungan bagi pelaku UMKM. Mereka juga menyoroti akses jalan yang buruk di sejumlah kawasan sehingga menyulitkan mobil pemadam ketika terjadi kebakaran.
Faridawaty mengatakan seluruh aspirasi tersebut menjadi catatan dalam pelaksanaan reses dan akan diperjuangkan sesuai kewenangan. Ia juga telah memberikan bantuan pribadi sebesar Rp5 juta untuk kas RT 06/RW 08 yang dapat dimanfaatkan mendukung kebutuhan tanah urug, kebersihan drainase, kegiatan ibu-ibu maupun kegiatan sosial lainnya.
“Apa yang disampaikan warga menjadi masukan penting bagi kami. Kita akan melihat skala prioritas dan berkoordinasi dengan pihak terkait agar kebutuhan masyarakat dapat ditindaklanjuti,” kata Faridawaty. (MARINI/H)









